TAJUKNEWS.COM/ Tangsel. - Bisnis kuliner Aldys Hotdog kembali memperluas jangkauannya dengan meresmikan gerai ketiga di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Gerai baru ini hadir melalui kolaborasi bersama Beantown Coffee yang masih berada dalam satu grup usaha, sekaligus menjadi langkah awal pengembangan konsep kuliner terpadu yang akan terus diperluas.
"Direktur perusahaan, Muhammad Reskya Naufal mengatakan pembukaan gerai di BSD dilakukan dengan memanfaatkan aset milik holding sehingga investasi yang dikeluarkan relatif kecil.
"Karena memang lokasinya sudah punya grup kami sendiri, investasi yang dilakukan tidak besar. Kami hanya melakukan renovasi ringan dan mengubah nuansa tempat, tanpa pembangunan yang signifikan," ujar Noval dalam grand opening Gerai Aldi's Hotdog dikawasan Serpong, 22/07/2026.
Konsep serupa akan diterapkan pada pengembangan Aldis Kopi di kawasan Ciater. Berbeda dengan gerai BSD, lokasi tersebut akan mengusung konsep kafe 24 jam dengan kapasitas yang lebih besar, lengkap dengan area merokok dan ruang pertemuan.
Naufal menjelaskan, menu yang disajikan akan mengacu pada Aldi's Coffee Blok M yang lebih dahulu beroperasi. Salah satu produk yang diproyeksikan menjadi andalan adalah kopi gula aren.
"Kami melihat produk yang paling kuat saat ini adalah kopi gula aren. Itu yang nantinya akan menjadi winning product di Ciater," katanya.
Menurut Naufal, penguasaan proses produksi dari hulu hingga hilir membuat harga jual produk menjadi lebih kompetitif dibandingkan pesaing.
"Kami memproduksi sendiri mulai dari pengolahan daging hingga menjadi sosis. Karena supply chain kami lengkap, harga bisa lebih kompetitif," ujarnya.
Selain mengembangkan jaringan gerai, perusahaan juga mengandalkan kekuatan rantai pasok yang dimiliki sendiri melalui PT Bonju. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai produk makanan, mulai dari odading, cireng, donat hingga bahan baku hotdog.
Menu andalan Aldy's Hotdog dibanderol sekitar Rp33 ribu dengan ukuran sekitar 300 gram. Ukuran tersebut dinilai menjadi salah satu keunggulan karena menawarkan porsi yang lebih besar dengan harga yang tetap terjangkau.
Ke depan, perusahaan juga menyiapkan konsep Aldy's Express, yaitu gerai berukuran kecil yang menggabungkan penjualan hotdog dan kopi dengan fokus pada layanan takeaway.
"Kami belajar dari berbagai event di beberapa kota. Ternyata tidak selalu membutuhkan tempat yang besar. Dengan konsep yang lebih sederhana, investasi menjadi lebih efisien," tutur Naufal.
Perusahaan saat ini juga mulai memperkuat penjualan melalui layanan daring. Kontribusi penjualan online masih berada di kisaran 15 hingga 20 persen, namun ditargetkan meningkat menjadi sekitar 50 persen agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam waktu dekat, ekspansi akan dilanjutkan ke Kota Wisata Cibubur, Karawang, Bandung, hingga sejumlah pusat perbelanjaan melalui konsep food court.
Ada Rasa ODADING
Sementara itu, pemilik Aldy's Hotdog, Aldi Taher, menegaskan bahwa ciri khas utama produknya terletak pada penggunaan odading sebagai pengganti roti hotdog konvensional.
Menurutnya, inovasi tersebut lahir dari keinginannya menghadirkan cita rasa lokal dalam makanan yang identik dengan budaya Barat.
"Kalau hotdog yang lain rotinya biasa. Saya ingin ada unsur Sundanya, makanya kami menggunakan odading," kata Aldi.
Ia mengaku optimistis konsep tersebut memiliki peluang untuk diterima pasar internasional. Setelah memperluas jaringan di Indonesia, Aldi menargetkan pembukaan gerai di Australia, Singapura, Malaysia, hingga Bali sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara.
Meski mengusung konsep makanan bergaya Barat, Aldi menegaskan harga tetap dibuat terjangkau agar dapat dinikmati berbagai kalangan.
"Sekarang orang lebih memilih makanan yang harganya terjangkau. Selain berjualan, kami juga ingin membuka lapangan kerja," ujarnya.
Selain Aldy's Hotdog, Aldi juga mengembangkan bisnis ayam goreng basah dan sejumlah lini kuliner lainnya. Menurutnya, seluruh usaha tersebut telah menyerap puluhan tenaga kerja.
Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam mengembangkan bisnis kuliner.
"Saya percaya kalau satu kepala menghasilkan satu ide, dua kepala menghasilkan dua ide. Karena itu kami terus berkolaborasi untuk menciptakan produk baru," ungkapnya.
Menutup peresmian gerai tersebut, Aldi mengajak masyarakat untuk saling mendukung pelaku usaha lokal agar pertumbuhan ekonomi nasional semakin kuat.
"Semoga semua usaha makanan laris. Kita saling mendukung pengusaha lokal supaya ekonomi Indonesia terus bertumbuh," Tukasnya.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.
#AldisHotdog #Odading #BeantownCoffee #MuhammadReskyiaNaufal #AldiTaher


