|

Pengusaha Kaltim " Harapan Kepada Gubernur Baru Pembangunan Infrastruktur Daerahnya Terus Maju"


H. Umar Ibrahim pelaku Usaha asal Kalimanta Timur bersama, dari kanan Eddy.M.M, Pengusaha, Moktar Pati, Pengusaha dan Hasbullah aktivis, memberikan keterangan persnya, di Jakarta, 3/6. Bahwa pembangunan Kalimantan Timur segera di tingkatkan dengan adanya keberadaan Jalan Tol dan Bandara baru di Samarinda. Trionenews.com/ son/ 3/juli/2018.


Jakarta, Trionenews.com- Berbicara Kalimantan Timur itu khususnya di kota Samarinda untuk pengolahannya yang mungkin dalam rangka untuk membangun infrakstruktur, pengolahan itu agak kurang terlaksana.

Artinya setiap APBD itu semesti dikirim setelah berjalan , yang seharusnya tahun sebelumnya sudah berjalan maka dana untuk masuk ke pedalaman selalu terlambat sehingga APBD itu tidak terserap sekaligus tuntutan dan mau tidak mau  pembangunan juga terhambat , "ujar, H.Umar Ibrahim sebagai pelaku usaha asal Kalimantan Timur, ketika di wawancarai Trionenews.com, di Jakarta, 3/6.

Dalam kegiatan nya memang tidak berimbang jika melihat anggaran APBD 5 tahun lalu tidak berimbang. Namun dilihat periode di 2015 sampai dengan 2018 ini, sebenarnya  termasuk kategori berimbang  , Kalimantan Timur mempunyai 12 Kabupaten Kota jadi dengan pecahnya Kaltara artinya banyak terbagi , karena Kaltara bagian Kalimantan Timur sebelumnya,"ucap Umar."






H. Umar Ibrahim pelaku Usaha asal Kalimanta Timur bersama, dari kanan Eddy.M.M, Pengusaha, Moktar Pati, Pengusaha dan Hasbullah aktivis, memberikan keterangan persnya, di Jakarta, 3/6. Bahwa pembangunan Kalimantan Timur segera di tingkatkan dengan adanya keberadaan Jalan Tol dan Bandara baru di Samarinda. Trionenews.com/ son/ 3/juli/2018.

"Anggaran 2018 APBD Kalimantan Timur hanya diperkirakan 350 Milyar, sedangkan Kaltara mencapai sebesar 1,2 Triliyun "

 APBD itu adalah APBD 1 dan 2 dan telatnya pengesahan APBD itu.karena tahun berjalan itu sehingga penyerapan nya tidak maksimal, sementara kontraktor pelaksana itu tidak mampu untuk melaksanakan kegiatan karena keterlambatan anggaran, " jelas Umar".

Khususnya di Propinsi Kalimantan Timur sudah banyak pembenahan, sehingga di Kalimantan Timur sudah berjalan normal, sementara Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Balikpapan selalu terlambat yang mestinya tidak alasan karena daerah yang luas dengan keterlambatan anggaran ke daerah, karenanya untuk pengelolahan harus terus berjalan,"minta Umar ketika bersama, Eddy. M.M , selaku Pengusaha, Moktar Pati, Pengusaha asal Kaltim dan Hasbullah selaku aktivis

"Tentu ada kepentingan sebab APBD itu di sahkan oleh DPR, kemudian DPR secara politis bahwa kesimpulannya terlambat. Dan "secara pribadi dengan Gubernur yang baru ini kelihatannya ada perubahan, karena beliau yang sebelumnya 2 periodekan, kemudian masih seperti itukan harapan nya terhadap Gubernur Baru dapat memberikan pembinaan-pembinaan".

Infrastruktur jalan Tol, akan segera di gunakan dan Bandara juga akan juga selesai, dengan adanya jalan Tol pembukaan lapangan kerja akan semakin meningkat, ini yang fi inginkan masyarakat Kalimantan Timur," pungkas Umar".
(Son).

Komentar

Berita Terkini