|

Kelucuan dan Kenorakan Trailer Film Orang Kaya Baru

Screenplay FiIms dan Legacy Pictures kembali merilis official poster dan trailer film komedi Orang Kaya Baru (OKB) di CGV FX Sudirman,Jakarta 11/12.Film OKB ini bercerita tentang satu keluarga yang terdiri dari seorang bapak, ibu dan tiga orang anak yang hidup mereka pas-paan, Trionenews.com/Gufron

Trionenews.com, Jakarta - Ini kisah nyatanya penulis sewaktu kecil yang tinggal dimedan coret yang dikenal dengan bronx medan yang terkenal kriminal dan mereka bangga dengan melakukan kriminal. Setiap harinya ngebayang aku orang kaya dan  bapakku kaya.


Screenplay FiIms dan Legacy Pictures kembali merilis official poster dan trailer film komedi Orang Kaya Baru (OKB), bertempat CGV FX Sudirman, Hari Selasa (11/12/ 2018).


Film OKB ini bercerita tentang satu keluarga yang terdiri dari seorang bapak, ibu dan tiga orang anak yang hidup mereka pas-paan, bila mengingkan sesuatu mereka berusaha dengan sangat keras tapi mereka satu.keluarga yang tetap sangat hangat, saling khawatir, saling menyayangi. Cobaan terbesar mereka adalah  ketika mereka menjadi Orang Kaya Baru.


Belum selesai kesedihan melanda, tiba-tiba mereka diberitahukan bahwa mereka mendapat harta banyak. Harta ini temyata adalah uang milik bapak mereka yang selama ini pura-pura menjadi orang susah.





Screenplay FiIms dan Legacy Pictures kembali merilis official poster dan trailer film komedi Orang Kaya Baru (OKB) di CGV FX Sudirman,Jakarta 11/12.Film OKB ini bercerita tentang satu keluarga yang terdiri keluarga yang terdiri dari Bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah) dan Dodi (Fatih Unru) seorang bapak, ibu dan tiga orang anak yang hidup mereka pas-paan, Trionenews.com/Gufron


Berbagai kelucuan dan kenorakan mewarnai trailer film ini. Di awal-awal trailer, kita dapat melihat bagaimana kehidupan sederhana sebuah keluarga yang terdiri dari Bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah) dan Dodi (Fatih Unru). Kemana-kemana aktivitas mereka masih menggunakan motor lama dan metromini. Kadang untuk urusun makan, Duta, Tika dan Dodi sampai aji mumpung di kondangan orang yang sebetulnya tidak mereka kenal. Joko Anwar menjadi penulis skenario Film ini sementara Ody C. Harahap dipercaya sebagai sutradaranya.


Namun dalam keterbatasan yang ada, keluarga ini saling menyayangi satu sama lain. Mereka selalu makan malam bersama dengan penuh kehangatan. ”Duit kalau sedikif cukup, kalau banyak gak cukup,” kata Bapak yang diperankan Lukman Hardi  memberi nasehat kepada anak-anaknya,


Sementara Lukman Hardi memberikan tpis khusus kepada Joko Anwar selaku penulis skenario film Orang Kaya Baru. "Ada beberapa adegan dalam skenario yang menunjukkan kedekatan bapak dan anaknya seperti bapak dipijit oleh anak dan momen obrolan yang hangat. Joko paham dengan hubungan bapak dan anak dengan isituasi yang ada. Joko membuat karakter bapak disini sangat menarik, meskipun dalam keadaan susah. Makan seadanya tetapi sang bapak selalu happy, dibalik itu semua bapak sudah mempersiapkan segalanya," kata Lukman.


Merekapun menggunakan uang bapak  tersebut dengan berbelanja barang-barang mewah mulai dari baju baru, mobil baru, sepatu baru hingga rumah baru. Semua yang dulunya hanya bisa mereka impikan kini dangan mudah  didapatkan. Namun di tengah kahidupan mewah baru mereka, cobaan mulai berdatangan.


Joko Anwar, Penulis Skenario mengatakan,  Di fillm OKB ini karakternya ada ibu dan anak, kalau bapak sebenarnya sosok bapak yang ada dalam fikirannya, tetapi aslinya tidak begitu. Kadang kadang penulis menonton film ini menangis karena film ada hubungan bapak dan anak selalu mewek (nangis),"  ucap Joko Anwar.


"Film ini tidak memberikan pesan moral tetapi menunjukkan suatu pengandai-andaian. Zaman sekarang banyak sekali orang berusaha menjadi  kaya dan mereka berfikir bahwa kaya punya uang banyak cara untuk menjadi bahagia dan mengesampingkan beberapa hal lain misalnya kehangatan keluarga dan kepedulian kepada sesama," ucap Joko Anwar.


Penukis Skenario menjelaskan, Film ini sebagian besar diambil dari kisah nyata penulis yang tinggal di medan sebagai keluarga yang sangat sederhana dan bertahan hidupnya sama seperti  yang berada dalam film ini. Namun bagian yang kaya bukan bagian lisah nyata hidupnya.


"Kita bikin film ini dari 2016 akhir penulisan skenarionya dan raftnya sediri awal Januari 2017. Film ini berdurasi 96 menit," tuturnya.

Penilis mengatakan film itu harus jujur bercerita. Film itu harus ada sisi personal sidenya karena dalam bercerita, pemain menjadi bagian cerita agar kuat.



"Fenomena OKB bukan hal baru di Indonesia tetapi keluarga dalam film ini unik sekali, sifat yang sangat berlebihan dalam Film ini yang bikin lucu. Bayangkan mereka beli mobil tetapi tidak ada satupun yang bisa nyetir, semua mobilnya jenis sports car ujung-ujungnya mereka gak muat semobil," ucap Raline mengungkap kelebihan Film komedi ini dibanding dengan Film komedi lainnya.


Film ini ditujukan kepada semua orang, saya rasa film ini lebih kepada filosofi hidup yaitu tentang kebersamaan. Harta memang bisa merubah kondisi tapi jika tidak digunakan dengan baik malah bisa merusak hidup," tambah Raline.


Di waktu berbeda Cut Mini yang memerankan seorang Ibu  mengatakan, Dia seneng banget mainnya dengan norak,  Noraknya yang super norak demen banget. Kayaknya energi keluarnya lebih banyak. Dari jamannya miskin sampai kaya saya mengendalikan ketiga anak ini yang cukup banyak keinginan. Ada pikiran semua yang dilihat pengen dibeli. Sampai terbayangkan bila tiba tiba dirinya mempunyai uang entah darimana apa yang dilakukannya akan sama dengan OKB yang perankan ini.

"Ketiga anak ini dengan keinginan yang berbeda susah sebenarnya, tapi seorang ibu melihat anaknya apa yang dipegang anaknya saya beli karena anakmya tidak ingin diremehkan orang lain, ucap Cut Mini.


Penulis : Gufron Falahudin (Guffe).
Editor : Son/Trionenews.com.
Komentar

Berita Terkini