|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
PEMILU 2024

Teladani Peristiwa Pertempuran Laut Aru Kolinlamil Peringati Hari Dharma Samudera

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengadakan upacara dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2019 di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/1/2019).


Trionenews.com, Jakarta - Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengadakan upacara dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2019 di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/1/2019).

Upacara ini dipimpin oleh Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han) dan dihadiri para pejabat utama Kolinlamil dengan melibatkan pasukan upacara terdiri dari Kompi Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kolinlamil.

Khidmatnya upacara dimulai pada saat penaikan bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, dan puncaknya pada saat pembacaan sejarah heroisme pertempuran laut dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kita harus meneladani Para pahlawan Laut Aru yang telah menunjukan sikap kesatria dan rela berkorban. “Sikap kesatria dan rela berkoran tersebut merupakan cerminan dari kedisiplinan, hierarki dan kehormatan militer yang selalu terjaga meskipun dalam kondisi kritis sekalipun”, ujar Kaskolinlamil menirukan amanat Kasal.

Dalam peringatan Hari Dharma Samudera di Kolinlamil ini, bertindak selaku Komandan Upacara Letkol Laut (T) A.M. Rosidi, S.T. yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdisada Dismatbek Kolinlamil.

Upacara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati peristiwa heroik di Laut Aru pada 57 tahun silam, terjadinya pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI AL, yaitu RI Macan Tutul, RI Harimau dan RI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih pada masa itu.

Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (SOPA), bersama awak RI Macan Tutul, akhirnya gugur sebagai kusuma bangsa. Oleh karena itu, untuk mengenang peristiwa heroik tersebut, pemimpin TNI AL menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Dharma Samudera.

Kasal menyatakan, salah satu kunci keberhasilan perjuangan para Pahlawan di masa lalu, dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengawaki TNI Angkatan Laut, adalah sikap kebersamaan, rasa senasib dan seperjuangan, integritas tinggi, bekerja keras tanpa pamrih serta lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Oleh karena itu, dihadapkan pada tuntutan tugas yang penuh dengan tantangan dan semakin kompleks di masa mendatang, melalui peringatan Hari Dharma Samudera ini, makna yang terpenting adalah mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawan untuk menjadi kontribusi positif serta karya nyata bagi segenap prajurit matra laut dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Laut yang kuat dan menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia.
Peringatan Hari Dharma Samudera juga dilaksanakan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil ) Surabaya yang dipimpin langsung Komandan Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto dan Komandan Upacara Mayor Laut (P) Hari Saputro yang menjabat Palaksa KRI Teluk Bintuni 520.

Trionenews.com/Guf/tri1©2019.
Komentar

Berita Terkini