|

Jelang Hari Buruh Se-dunia," 450 Buruh PT Hansea Indonesia Utama Meminta Hak Pesangon

Para buruh PT Hansea Indonesia Utama lakukan mogok kerja jelang Hari Buruh 1Mei (May Day), mogok kerja di depan, Pabrik KBN ,Cakung, Jakarta Utara, 30/4/19. Siktar 450 Buruh menuntut hak pesangon yang menutup pabriknya. Foto ; Sonny/ tajuknews.com


Tajuknews.com, Jakarta. Hiruk pikuk jelang 1 hari menyambut Hari Buruh Se-dunia 2019 dalam menyampaikan aspirasi buruh nasional maupun internasional.

Ada kedukaan pada buruh-buruh buruh di PT Hansea Indonesia Utama #3 KBN ,Cakung ,Jakarta Utara mengingat jumlah buruh yang terkatung ada 450 lebih buruh perempuan akan menjadi korban dari penutupan pabrik.

"Saya hari ini pemimpin pemogokan kerja PT Hansae Indonesia Utama dalam rangka menuntut hak buruh-buruh PT Hansae Indonesia Utama sebagaimana kesepatan terakhir ada perundingan hari senin kemarin 29 April 2019 belum ada hasil Perusahan akan membayar pesanggon sesuai dengan undang-undang, mereka belum menyetujui untuk  membayar pesanggon," tutur Jumisih Ketua FBLP di KBN, Cakung, Jakarta, 30/4/19.


Para buruh PT Hansea Indonesia Utama lakukan mogok kerja jelang Hari Buruh 1Mei (May Day), mogok kerja di depan, Pabrik KBN ,Cakung, Jakarta Utara, 30/4/19. Siktar 450 Buruh menuntut hak pesangon yang menutup pabriknya. Foto ; Sonny/ tajuknews.com

"Ada rencana pengusaha merelokasikan pabrik ke Jepara, Jawa Tengah yang akhirnya PHK sudah di depan mata," ujar Jumisih".

Pihak manajemen belum bersetuju untuk membayar pesangon 2 PMTK sesuai masa kerja, hal ini yang mendorong buruh buruh merencanakan mogok kerja.

Tuntutan yang simpel membayar pesangon 2 PMTK, masa kerja yg sesuai dengan undang - undang tenaga kerja. Kawan kawan dsini sudah ada yg lebih dari 10 tahun kerja.


Para buruh PT Hansea Indonesia Utama lakukan mogok kerja jelang Hari Buruh 1Mei (May Day), mogok kerja di depan, Pabrik KBN ,Cakung, Jakarta Utara, 30/4/19. Siktar 450 Buruh menuntut hak pesangon yang menutup pabriknya. Foto ; Sonny/ tajuknews.com

Ini bentuk keprihatinan temen temen memakai baju hitam adanya duka bahwa dari PT Hansea Indonesia Utama bersikap kooperatif artinya apa yang sudah menjadi hak buruh yang ada dalam undang-undang  dan kita tidak melakukan pemogokan seperti ini dan diberikan haknya.

"Karna mereka yg menanam modal perusahaan asing sudah paham hukum pada perusahaan akan tutup".

Produksi yang di hasilkan merk terkenal yang lumayan bagus, tuntutan tidak neko-neko hanya haknya yang harus dibayarkan, "ucapnya.

Langkah selanjutnya akan kampanye kan nasional dan internasional terkait langkah hukum yang segera kita tuntut serta mengawasi.

Dalam rangka Hari Buruh kita tetap bergerak ke arah istana bersama kawan kawan buruh kita start mulai jam 7 pagi menuju pelabuhan bersama Gebrak (Gerakan Buruh untuk rakyat) ini Tema May Day tahun ini," pungkas Jumisih.

Sonny/tajuknews.com

Komentar

Berita Terkini