|

Diduga Gangguan Jiwa, "Oknum ASN RSJ Ildrem Medan Ajak Wartawan Adu Jotos"

 

 Prilaku oknum ASN yang diketahui bernama Wahyu Kabana Itu tidak hanya sebatas mengajak adu jotos wartawan namun juga berusaha merampas alat kerja wartawan seperti kamera dan handphone, 20/06/2021. Diduga mengalami gangguan jiwa, mengajak wartawan adu jotos, Sikap yang dipertontonkan oknum ASN tersebut terjadi saat sejumlah awak media menghadiri undangan acara peliputan vaksinasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). @Dyan/Tajuknews.com/tjk/Juni/2021.


TAJUKNEWS.COM, MEDAN - Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang oknum Aparatur Sipil Negera (ASN) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. Ildrem Medan mengajak wartawan adu jotos, Sikap yang dipertontonkan oknum ASN tersebut terjadi saat sejumlah awak media menghadiri undangan acara peliputan vaksinasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).


Ironisnya, prilaku oknum ASN yang diketahui bernama Wahyu Kabana Itu tidak hanya sebatas mengajak adu jotos wartawan namun juga berusaha merampas alat kerja wartawan seperti kamera dan handphone.


Seperti diungkapkan Riski Cahyadi fotografer Tribun Medan salah satu dari wartawan yang nyaris menjadi korban amukkan oknum ASN, peristiwa terjadi ketika mereka mengambil gambar suasana gedung RSJ Prof Ildrem beralamat di Jalan Letjen Jamin Ginting KM 10/Jalan Tali Air No21 Medan, Sumatera Utara (Sumut),Selasa (29/6/2021).



"Kejadian itu saat mengambil gambar suasana gedung RSJ Prof Ildrem ketika bersiap-siap untuk pulang. Tiba-tiba saja Wahyu Kaban mendatangi dan menarik lengan, bahkan sampai mau merampas handphone serta kamera saya dan mau mengajak berkelahi,” kata Riski, Rabu (30/6/2021)


Riski menjelaskan, Wahyu mempertanyakan kenapa para wartawan tidak izin kepadanya untuk melakukan peliputan. Lalu, mereka pun menjelaskan bahwa mereka diundang oleh Direktur RSJ Prof Ildrem.


Meski mendengar penjelasan tersebut, sambung Riski, Wahyu tetap bersih kukuh tidak percaya dan langsung bertindak arogan serta menyuruh para wartawan untuk menghapus gambar.


Prilaku oknum ASN yang diketahui bernama Wahyu Kabana Itu tidak hanya sebatas mengajak adu jotos wartawan namun juga berusaha merampas alat kerja wartawan seperti kamera dan handphone, 20/06/2021. Diduga mengalami gangguan jiwa, mengajak wartawan adu jotos, Sikap yang dipertontonkan oknum ASN tersebut terjadi saat sejumlah awak media menghadiri undangan acara peliputan vaksinasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). @Dyan/Tajuknews.com/tjk/Juni/2021.


Untung saja kata Riski, tidak lama berselang, ada seorang wanita dari pihak RSJ Prof Ildrem yang coba menenangkan situasi yang mulai tak terkendali. Wanita itu pun menerangkan bahwa para wartawan memang di undang untuk meliput vaksinasi.


Mendengar penjelasan itu, Wahyu pun terdiam dengan raut wajah yang masih memerah karena emosinya yang tak terkontrol sampai ingin mengajak adu jotos para wartawan.


Tak hanya Wahyu, petugas Satpam RSJ Prof Ildrem juga ikut ikutan ingin mengajak berantam para wartawan diluar lingkungan RSJ tersebut.


“Sini ayok main kita. Lepas baju dinas mu,” ujar Satpam yang semestinya tidak pantas bertindak tak terpuji dengan profesi yang disandangnya selaku petugas keamanan di areal tersebut. Namun hingga kabar ini mencuat dikalangan awak media belum ada penjelasan secara resmi dari pihak RSJ Ildrem Medan terkait keributan yang terjadi.


Para wartawan sangat menyayangkan, seharusnya peristiwa tak terpuji itu tidak terjadi karena para awak media yang datang dilengkapi dengan indentitas diri dari perusahaan media masing masing.


Tindakan ini dianggap telah menciderai kebebasan pers yang tertuang dalam UU RI Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, Bahwa setiap penghalangan tugas jurnalistik dapat dipidana penjara dan denda uang.

@Dyan/Tajuknews.com/tjk/Juni/2021.


Komentar

Berita Terkini