|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
AYO INDONESIA BANGKIT, " PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT"

Himbauan Presiden Jokowi Pemudik Tak Serentak Kembali Ke Ibukota

 Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar masyarakat yang saat ini mudik, tak menunggu tanggal 6 hingga 8 Mei mendatang, hal tersebut untuk pulang lebih awal,  keterangan Setpres di Keraton Yogyakarta, Senin (2/5/2022). Jokowi memastikan jika seluruh pemudik balik bersamaan, kemacetan akan tak terhindarkan. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/04/2022.


 
TAJUKNEWS.COM, Jakarta. -  Pasca lebaran 2022 arus balik menuju Ibukota Jakarta akan mengalami kemacetan jika tidak mengindahkan ajuran Pemerintah untuk  balik lebih awal, agar terhindar dari kemacetan.

Seperti diketahui, puncak arus balik juga rawan kemacetan. Polisi bersama stakeholders terkait sudah dari jauh hari menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasinya, terutama pemudik yang akan pulang dari berbagai kota di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur.

Pemerintah telah memprediksi puncak arus balik mudik Lebaran 2022 terjadi pada 6 hingga 8 Mei mendatang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar masyarakat yang saat ini mudik, tak menunggu tanggal tersebut untuk pulang.

"Jumlah (pemudik tahun ini) yang betul-betul banyak sekali, sehingga saya mengimbau untuk kembalinya agar juga ada yang lebih awal," Ujar Jokowi dalam keterangan Setpres di keraton Yogyakarta, Senin, (02/05/2022).



"Jangan semuanya nanti kembali arus baliknya semuanya di hari Sabtu dan hari Minggu, pasti akan terjadi titik-titik kemacetan, terutama di tol, maupun di jalan nasional, maupun di Merak-Bakauheni," ujar Jokowi.

Jokowi meminta warga tak serentak kembali ke ibu kota atau kota domisilinya pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5) agar kendaraan tak menumpuk di jalan. Jokowi memastikan jika seluruh pemudik balik bersamaan, kemacetan akan tak terhindarkan.

Selain itu, Jokowi juga menyinggung kendala mudik yang terjadi di Pelabuhan Merak dan Bakauheni saat arus mudik kemarin. Jokowi menerangkan kapal penyeberangan telah disiapkan, kendati jumlah dermaga di kedua pelabuhan itu tak sebanding dengan jumlah pemudik yang sangat banyak pada tahun ini.


Sebelumnya, imbauan untuk tak kembali ke Jakarta dan kota domisili secara serentak juga disampaikan Polri. Terkait upaya mengurai kepadatan lalu lintas, Polri akan menerapkan sistem one way pada ruas Tol Trans Jawa hingga Cikampek dan Jakarta Timur.

"Memang volume kendarannya yang terlalu banyak, tidak sesuai dengan kapasitas dermaga, tidak sesuai dengan kapasitas kapal yang ada. Tetapi memang kapalnya sudah disiapkan, ditambah, dari 30-an menjadi 50-an, tetapi juga belum cukup. Tambah lagi dermaganya dua lagi, baru bisa mengurangi," tutur Jokowi.


@Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2022.
Komentar

Berita Terkini