|

Fantastis Capaian Cireng Salju Efek Covid-19 Omset Terus Melaju

Cireng Salju banyak digemari sebagai jajanan tradisional yang mudah ditemui, Cireng Salju milik PT Bonju Indonesia Mas, di Tangsel, 27/06/2020. kini Cireng ini memiliki tampilan berbeda yang membuat kita para penikmat Kuliner Lokal semakin penasaran untuk mencobanya. ©Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2020.



TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Dampak pandemi  Virus COVID 19 setelah Pemerintah menganjurkan di rumah saja karena , menghindari berbelanja bahan makanan dari luar menjadi salah satu cara tepat untuk self quarantine dirumah. masyarakat menuntut keinginan keadaan ini cepat berlalu, agar sektor ekonomi tidak  lumpuh dalam sekejap.

keadaan Covid-19 saat ini memberikan aura posituf bagi seorang Pengusaha Muda, Najib Wahab Mauluddin yang merintis jalan usahanya sebagai enterprenuer sejati mengelola makanan asal Bandung yakni Cireng Salju yang geluti.

" Alhamdulillah dampak Covid-19 menjadi keberkahan bagi kami, ada kenaikan tingkat penjualan mencapai 300% jumlah yang sangat fantastis ," cetus Najib Wahab Mauluddin , Founder Bonju Indonesia, dikantornya Kota Tangsel, 26/06/2020.

Cireng gurih dan renyah yang biasa di kenal dengan julukan Cireng Salju ini selalu identik dengan Warna Putih. Namun kini Cireng ini memiliki tampilan berbeda yang membuat kita para penikmat Kuliner Lokal semakin penasaran untuk mencobanya, Jajanan Bandung yang mengandung Karbon Aktif khusus untuk makanan ini juga diketahui memiliki manfaat untuk Detoksifikasi Racun yang ada di dalam tubuh dan baik untuk melancarkan pencernaan.

Perkembangan dunia usaha atau bisnis yang sangat cepat memudahkan seseorang untuk memiliki usaha sendiri tanpa harus menciptakan atau membuat inovasi produk. Misalnya saja dengan menjadi distributor. Hal ini dimanfaatkan Najib untuk membuka kesempatan para Pelaku bisnis untuk menjadi distributor baru PT.Bonju Indonesia Mas. Distribusi saat ini sudah mencangkup seluruh wilayah Indonesia mulai Sabang sampai Merauke.", Ujarnya

Pekerja dari PT Bonju Indonesia Mas pada saat istirahat bersama CEO Cireng Salju, Najib Wahab Mauluddin di Tangsel, 27/06/2020. kini Cireng ini memiliki tampilan berbeda yang membuat kita para penikmat Kuliner Lokal semakin penasaran untuk mencobanya. ©Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2020.


"Untuk mengantisipasi sebaran Virus Covid-19 , kami  banyak menerapkan konsep pesan antar makanan, Take Away hingga Drive Thru dan semua harus mengikuti protokol kesehatan".

Cireng bisa disimpan dalam frozen food menjadi salah satu cara tepat untuk memudahkan kita tetap memiliki persediaan makanan, tak jarang dari kita melakukan frozen food delivery dari beberapa market place menjadi salah satu cara mudah untuk belanja dari rumah dan memberikan rasa lebih aman dengan hanya menunggu kiriman datang, "

"Ini loncatan yang baik bagi penjualan kami untuk terus meningkatkan kualitas rasa yang pas dan inovasi varian rasa sehingga konsumen kami tetap setia untuk datang, Jajanan ini tetap memakai bahan dasar Aci dalam memikat dan menghipnotis penikmat cireng Salju.


Dijual dengan harga Rp20-Rp25 ribu, Bonju Indonesia dapat dikatakan sebagai pelopor produsen jajanan lokal dengan standar internasional terbaik. Makanan ini berhasil memikat kepercayaan masyarakat para penikmat jajanan lokal di era sekarang.Serta dengan tampilan kemasan kualitas standard Internasional Cireng Salju dapat di terima segala usia untuk menikmati jajanan Tradisional sebagai jajanan modern pula, " Cetus Najib.


Harapan kedepan ada tren positif bagi penikmat jajanan tradisional seperti Cireng Salju sebagai kudapan di waktu senggang, Cireng Salju akan selalu siap hadapi New Normal ada dimana-mana seperti Kafe, Warung Koffee serta Resto di berbagai daerah. Saat ini orang tidak memikirkan beli yang mewah, mahal, tetapi lebih memikirkan bagaimana kehidupannya dengan memebeli makanan yang bergizi dan lain sebagainya, " Pungkasnya.

©Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2020.
Orang tidak mikir beli yang mewah, mahal, tapi lebih mikir bagaimana kehidupannya dengan membeli makanan yang lebih bergizi dan lain sebagainya," contohnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Prediksi Perubahan Bisnis Kuliner di Era New Normal", https://travel.kompas.com/read/2020/05/31/070300627/4-prediksi-perubahan-bisnis-kuliner-di-era-new-normal?page=all.
Penulis : Nicholas Ryan Aditya
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F.
"Orang tidak mikir beli yang mewah, mahal, tapi lebih mikir bagaimana kehidupannya dengan membeli makanan yang lebih bergizi dan lain sebagainya," contohnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Prediksi Perubahan Bisnis Kuliner di Era New Normal", https://travel.kompas.com/read/2020/05/31/070300627/4-prediksi-perubahan-bisnis-kuliner-di-era-new-normal?page=all.
Penulis : Nicholas Ryan Aditya
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F.
"Orang tidak mikir beli yang mewah, mahal, tapi lebih mikir bagaimana kehidupannya dengan membeli makanan yang lebih bergizi dan lain sebagainya," contohnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Prediksi Perubahan Bisnis Kuliner di Era New Normal", https://travel.kompas.com/read/2020/05/31/070300627/4-prediksi-perubahan-bisnis-kuliner-di-era-new-normal?page=all.
Penulis : Nicholas Ryan Aditya
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F.
Komentar

Berita Terkini