|

Pasangan Bupati Fakfak Terpilih Utayoh Kawal Suara diTingkat MK

 

Pasangan Bupati Fakfak, Provinsi Papua Barat Utayoh ,yakni Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom berhasil memenangi Pilkada serentak pada Desember lalu, pasangan yang melalui jalur independen yang baru kali dalam sejarah pilkada di Fakfak, Utayoh menggelar Press Conferece di Jakarta, 31/12/2020. Terkait pihak kawan yang menggugat di Mahkamah Konstitusi atau MK Utayoh terus mengawal terkait perolehan suara yang dimenangi dalam pilkada damai itu. Foto: ©Sonny/Tajuknews.com/31/12/2020.

TAJUKNEWS.COM, Jakarta. Pilkada serentak diberbagai daerah tahun 2020 telah usai bergulir dan proses penghitungan suara masih ada yang berjalan, penetapan pemenang calon Bupati dan Wakil Bupati sudah di depan mata, namun berbagai permasalahan kerap terjadi.

Pasangan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom sukses memenangkan pilkada Kab. Fakfak yang digelar 9 Desember 2020 kemarin, Pasangan ini dikenal sebagai pasangan UTA_YOH nomor urut 02, Untung Tamsil S.Sos MSi dan Yohana Dina Hindom SE MM.

Keduanya untuk sementara ini berhak menyandang Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 5 tahun ke depan.

Kendati demikian masih ada satu persoalan yang harus dihadapi Untung dan Yohana untuk dapat dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Fakfak periode 2021-2025, yakni masih harus menghadapi gugatan yang diajukan pasangan nomor urut 01 Samaun Dahlan dan Cliford (Sadar) Ndandarmana di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lebih lanjut pasangan Utayoh telah mengatakan kami akan terus kawal nantimya di Mahkamah Konstitusi (MK), yang dimana pasangan nomor urut 01 menggugat hasil perolehan suara kami “bahwa kami diusung oleh rakyat, yaitu melalui jalur independen, dengan segala kemampuan, dengan segala keterbatasan sumber daya dari sisi financial dan juga kami berdiri di atas kaki kami sendiri. Oleh sebab itu ini adalah sejarah baru dalam pesta demokrasi setiap 5 tahun (di Kab. Fakfak),” Ujar Untung Tamsil saat konferensi pers kedua pasangan terpilih di Kemayoran, Jakarta 31/12/2020.



Pasangan Bupati Fakfak, Provinsi Papua Barat Utayoh ,yakni Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom berhasil memenangi Pilkada serentak pada Desember lalu, pasangan yang melalui jalur independen yang baru kali dalam sejarah pilkada di Fakfak, Utayoh menggelar Press Conferece di Jakarta, 31/12/2020. Terkait pihak kawan yang menggugat di Mahkamah Konstitusi atau MK Utayoh terus mengawal terkait perolehan suara yang dimenangi dalam pilkada damai itu. Foto: ©Sonny/Tajuknews.com/31/12/2020.


Hal ini tetap kami berikan kesehatan untuk lawan , cetusnya  itu adalah hak mereka untuk menggugat melalui Mahkamah Konstitusi, dan kami yakin dengan keputusan dari Mahkamah Konstitusi nanti akan tetap memenangkan kami UTAH_YOH.

"Hasil pemenang pilkada Fakfak telah diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Papua Barat dengan putusan KPU nomor 89/…. tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara dan hasil perhitungan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Provinsi Papua Barat tahun 2020 dengan perolehan suara pasangan UTAYOH sebanyak 20.271 suara, dari jumlah pemilih DPT sebanyak 50.206 dengan persentasi 51 persen suara terbanyak," cetus Untung.

"Kami merasa didukung oleh keinginan masyarakat untuk dapat membangun Fakfak yang lebih maju dan adanya perubahan bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan tentunya, ini telah mendapat restu dari Ketua Adat, raja dan kepala suku tentunya.

Pasangan Bupati Fakfak, Provinsi Papua Barat Utayoh ,yakni Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom berhasil memenangi Pilkada serentak pada Desember lalu, pasangan yang melalui jalur independen yang baru kali dalam sejarah pilkada di Fakfak, Utayoh menggelar Press Conferece di Jakarta, 31/12/2020. Terkait pihak kawan yang menggugat di Mahkamah Konstitusi atau MK Utayoh terus mengawal terkait perolehan suara yang dimenangi dalam pilkada damai itu. Foto: ©Sonny/Tajuknews.com/31/12/2020.


Hanya di Kabupaten Fakfak, hasil pemilihan Kepala Daerah, berhasil dimenangkan oleh pasangan dari jalur Independen, kalahkan pasangan yang diusung Koalisi Raksasa 10 partai politik dan ini sejarah dalam pemilihan di Propinsi Papua, " pungkasnya.

©Sonny/Tajuknews.com/tjk/31/12/2020.


Komentar

Berita Terkini