|

Wartawan, Tuntut Wali Kota Medan Buang "Panglima Talam"

Aksi protes puluhan Jurnalis dari berbagai jenis media kembali melakukan aksi protes di depan Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1. Medan, Sumatera Utara, 15/04/2021. Koordinator Aksi yang juga Anggota Divisi Advokasi AJI Medan, Array mengungkapkan agar Bobby menjumpai langsung wartawan untuk meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh tim pengamannya seperti Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Satpol PP, Polisi. Foto; ©Dyan/Tajuknews com/tjk/ April/2021.

 

TAJUKNEWS.COM, MEDAN.- Puluhan Jurnalis dari berbagai jenis media kembali melakukan aksi protes di depan Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1. Medan, Sumatera Utara.

"Aksi protes ini masih buntut panjang dari pengusiran yang diterima oleh dua wartawan yang hendak melakukan wawancara langsung atau doorstop pada Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution pada Rabu 14 April 2021.

Aksi protes puluhan Jurnalis dari berbagai jenis media kembali melakukan aksi protes di depan Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1. Medan, Sumatera Utara, 15/04/2021. Koordinator Aksi yang juga Anggota Divisi Advokasi AJI Medan, Array mengungkapkan agar Bobby menjumpai langsung wartawan untuk meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh tim pengamannya seperti Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Satpol PP, Polisi. Foto; ©Dyan/Tajuknews com/tjk/ April/2021.


Dalam aksi itu, Koordinator Aksi yang juga Anggota Divisi Advokasi AJI Medan, Array mengungkapkan agar Bobby menjumpai langsung wartawan untuk meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh tim pengamannya seperti Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Satpol PP, Polisi.


"Ada tiga tuntutan kita. Pertama kita hanya ingin Bobby meminta maaf secara resmi terkait tindakan arogansi di Balai Kota yang  dilakukan Paspampres yang mengusir rekan kita. Perlakukanlah kita seperti teman. Maka kita akan perlakukan juga seperti teman. Tapi kalau diperlakukan seperti lawan akan kita lakukan seperti lawan juga," tegasnya, Jumat 16 April 2021.


Kedua, Wali kota harus memberi pemahaman pada petugas keamanan bahwa jurnalis bekerja di lindungi undang-undang. Ketiga meminta wali kota memecat orang-orang yang memprovokasi aksi kita, oknum yang menjadi penjilat di lingkungan wali kota.

Aksi protes puluhan Jurnalis dari berbagai jenis media kembali melakukan aksi protes di depan Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1. Medan, Sumatera Utara, 15/04/2021. Koordinator Aksi yang juga Anggota Divisi Advokasi AJI Medan, Array mengungkapkan agar Bobby menjumpai langsung wartawan untuk meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh tim pengamannya seperti Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Satpol PP, Polisi. Foto; ©Dyan/Tajuknews com/tjk/ April/2021.


Perlu diketahui, kembalinya aksi ini karena ada orang-orang yang mengaku dekat dengan wali kota. Mengaku sebagai orang yang katanya berada di ring 1 wali kota (panglima talam) dan menyampaikan kata-kata provokator atau nada-nada provokatif terhadap teman-teman wartawan. 


"Sehingga teman-teman wartawan kembali melakukan aksi hari ini. Kita yakin Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution tahu siapa orangnya. Terakhir, kami jelaskan juga bila ada yang mengatasnamakan kami dan datang menerima undangan buka puasa bersama di salah satu lokasi di Kesawan, perlu kami tegaskan, itu bukan kami," tegasnya. 

(dyan/Tajuknews.com/tjk/April/2021)

Komentar

Berita Terkini