|

Petani Sawit di Perbatasan, " Apresiasi Kinerja TNI Bangun Infrastruktur di Desa Kuala Lapang "

 

 Ibat, salah satu warga desa yang sehari harinya bekerja sebagai petani sawit. Bertahun ia dan teman-temannya sesama petani harus membawa hasil panen dari satu desa ke desa lainnya dengan alat angkut berupa arko ataupun gerobak sederhana, di Malinau, 19/09/2021. Petani sawit perbatasan telah apresiasi kinerja TNI dalam membangun infrastruktur di desa Kuala Lapang. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/09/2021.


TAJUKNEWS.COM, Malinau. - Desa Kuala Lapang yang merupakan nama salah satu desa di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Desa kecil yang berbatasan dengan desa Tanjung Lapang.


Tidak adanya akses jalan pertanian membuat masyarakat kesulitan dalam mengangkut hasil panen.


Seperti diutarakan Ibat, salah satu warga desa yang sehari harinya bekerja sebagai petani sawit. Bertahun ia dan teman-temannya sesama petani harus membawa hasil panen dari satu desa ke desa lainnya dengan alat angkut berupa arko ataupun gerobak sederhana.


Dalam mengatasi hal tersebut Kodim 0910/Malinau memberikan solusi yakni memilih desa Kuala Lapang menjadi sasaran TMMD, tidak hanya pembukaan badan jalan tetapi ada sasaran fisik lain seperti rumah singgah, jembatan dan plat duiker.


Sebelum adanya pembangunan badan jalan, masyarakat mengangkut hasil panen menggunakan arko dan gerobak kecil, hal ini sangat menyulitkan bagi petani untuk mengangkut hasil panennya.


Mengangkut pupuk dan peralatan untuk berkebun juga sulit, karena hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.


Padahal potensi di desa Kuala Lapang adalah persawahan, perkebunan sawit dan karet yang menjadi mata pencaharian masyarakat. Namun hal ini banyak menemui kendala karena minimnya infrastruktur.


Dengan adanya program TMMD ini dapat memaksimalkan potensi-potensi di desa Kuala Lapang. Mengatasi kesulitan-kesulitan masyarakat setempat, prajurit mampu memberikan yang terbaik, menjadi tauladan dan panutan.

@Sonny/Tajuknews.com/tjk/09/2021.

Komentar

Berita Terkini