|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Selamat idul Fitri 1443H

Lebaran 2022 Menjadi Momentum Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Nasional

Pedagang telur asin berharap momentum lebaran 2022 bisa menaikan nilai ekonomi di masyarakat pasca pandemi saat menjajakan dagangannya  di Rest Area 260 Banjaratma, Brebes , 27/03/2022. Dengan dibukanya lebaran 2022 untuk mudik meyakini pemerintah akan memastikan daya beli masyarakat pada kebutuhan pokok. Foto: @Sonny/tajuknews.com/tjk/04/2022.


TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Banyak lembaga survei ataupun  Hasil survei Masyarakat sendiri yang mengadakan penelitian atas kepuasan atas kenerja Pemerintah saat ini.


terkini menunjukkan sebanyak 66,3 persen menganggap bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak mampu mengendalikan kenaikan harga bahan pokok di bulan puasa.


Sementara 32,5 responden menilai pemerintah mampu mengendalikan harga-harga. 


Melihat dari anggapan responden, saat ini penting bagi pemerintah untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat. 


Jajak pendapat ini juga merekam penilaian responden terhadap kemampuan pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok di bulan puasa. Hasilnya, 53,5 persen responden menilai pemerintah mampu menyediakan bahan pokok. Mereka yang menyatakan tidak mampu sebesar 43,8 persen. Kendati demikian, responden juga meyakini pemerintah akan memastikan daya beli masyarakat pada kebutuhan pokok. 


Tercatat sebanyak 50,8 persen responden yakin pemerintah akan memastikan daya beli masyarakat pada kebutuhan pokok, sedangkan 46,1 persen tidak yakin. Hal tersebut,  menandakan bahwa harapan masih tetap ada untuk pemerintah sesegera mungkin meredakan keresahan masyarakat terkait kondisi kebutuhan pokok.


Adapun jajak pendapat kepercayaan masyarakat  ini diselenggarakan melalui wawancara kepada 504 orang responden berusia minimal 17 tahun dari 34 provinsi pada 5-9 April 2022. Sampel ditentukan secara acak sesuai proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, nirpencuplikan penelitian ± 4,37 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.


Setidaknya, Lebaran tahun ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali harapan publik akan pulihnya kondisi ekonomi setelah di guncang pandemi.

@Iran/Tajuknews.com/tjk/04/2022.

Komentar

Berita Terkini