|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
AYO INDONESIA BANGKIT, " PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT"

Negara India Borong Kelapa Sawit Dari Indonesia

 India memborong kelapa sawit atau cpo dari Indonesia sebanyak 2,6 juta ton atau senilai US3,16 miliar, setara dengan Rp46,8 triliun (asumsi kurs Rp14.837 per dolar AS) Jakarta, 26/08/2022. Total ekspor nonmigas Indonesia ke India pada periode tersebut tercatat sebesar US$15,3 miliar atau meningkat 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$8,7 miliar. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/08/2022.


TAJUKNEWS.COMJakarta. - India memborong kelapa sawit atau cpo dari Indonesia sebanyak 2,6 juta ton atau senilai US3,16 miliar, setara dengan Rp46,8 triliun (asumsi kurs Rp14.837 per dolar AS) dalam misi dagang yang dilakukan Kementerian Perdagangan di New Delhi. 

India merupakan tujuan ekspor CPO kedua terbesar setelah China, dengan nilai ekspor mencapai US$3,4 miliar atau 25 persen dari total ekspor Indonesia ke India pada 2021 kemarin.


Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan dalam misi dagang itu pihaknya berhasil membukukan potensi ekspor sebesar US$3,2 miliar atau Rp47,4 triliun. 


"Total komitmen yang menjadi kesepakatan sebanyak 2,6 juta ton atau senilai US$3,16 miliar," ujarnya melalui keterangan resmi,  (26/8).


Ia menambahkan dari total potensi ekspor tersebut, produk kelapa sawit meraih komitmen paling banyak


Dalam misi dagang ini Zulkifli Hasan membawa 10 pelaku usaha dan eksportir Indonesia, serta asosiasi.

Mereka berhasil menandatangani 22 MoU dalam misi dagang itu. MoU dilakukan untuk produk unggulan dalam negeri seperti, minyak kelapa sawit (CPO), olein, batu bara, furnitur, perkakas plastik, serta bubur kertas dan kertas.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia dan India tercatat sebesar US$16,67 miliar pada Januari-Juni 2022.


Total ekspor nonmigas Indonesia ke India pada periode tersebut tercatat sebesar US$15,3 miliar atau meningkat 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$8,7 miliar.


"Delegasi misi dagang Indonesia ke India berhasil membukukan potensi ekspor senilai US$3,2 miliar. Pontensi ekspor ini diperoleh dari penandatanganan 22 kesepakatan kerja sama (MoU) antara pelaku usaha kedua negara," Pungkasnya.

Sementara itu, pada 2021 nilai perdagangan Indonesia dan India mencapai US$19,8 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar



@Sonny/Tajuknews.com/tjk/08/2022.


Komentar

Berita Terkini