|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
AYO INDONESIA BANGKIT, " PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT"

Ini Alasan Pedagang Pasar Blok A Ancam Berdemo di PD Pasar Jaya 7 Tahun Tidak Kejelasan

Andrian Lame Muhar, SE, Msi Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Inkoppas bahwa masalah pasar Blok A sangat miris, sampai hari ini pembangunannya belum terlaksana,jadi wajar saja Bapak Ngadiran sebagai ketua Koppas sangat kenjang bicaranya, karena kios beliau dan kios kawan- kawan pedagang pasar belum terbangun".
   di Jakarta, 19/09/2022. Kami dari Inkoppas terus mendorong supaya PD Pasar Jaya cepat beraudiensi dengan Koppas Blok A, ataupun dengan Inkoppas agar dapat terselesaikan permasalahan pembangunan pasar ini, kami sudah berdiskusi dengan Koppas Blok A, tentang permasalahan yang ada, kami mendukung terus apa yang mereka lakukan, selama dalam ranah yang benar. Foto ; @Sonny/ Tajuknews.com/tjk/089/2022.


TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Perkembangan rencana pembangunan pasar Blok A yang tidak ada kejelasan sampai saat ini benar- benar membuat pedagang kehilangan sabarnya.


Selama ini pedagang pasar Blok A hanya menerima janji- janji semata bahwa akan di bangun, dan ini sudah bertahun- tahun janji tersebut di sampaikan.


Drs Ngadiran, ketua Koppas pasar Blok A mengatakan," Perkembangan sampai terakhir ini saya barusan telpon ke Dirtek( Direktur Tehnik) menunggu, mudah- mudahan sedang rapat membahas pasar blok A.


" kita sangat berharap betul, karena ini sudah sangat membuat kegelisahan teman- teman di pasar blok A,  sudah sangat lama nasibnya tergerus, tergilas, termajinalkan kalau menurut berita yang terucapkan kita masih di anggap pasar ini masih mau di bangun, mudah- mudahan akan menjadi kenyataan, akan  di bangun dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Ngadiran.


Lebih lanjut Ngadiran menjelaskan," Sebagaimana pertemuan di bulan lalu, bulan Agustus kami mohon, paling tidak akhir Agustus kami sudah dapat jawaban, ternyata ini sudah masuk bulan september masih belum dapat jawaban kepastian".


Terakhir informasi dari mitra  Pasar Jaya dalam hal ini PT Sarana Jaya, dari pihak PT Sarana Jaya suruh menanyakan ke PT Pasar Jaya, 

Jadi ini lempar kepada siapa jangan sampai di lempar tidak jelas.

Oleh sebab itu kami memohon dengan hormat kepastiannya Pasar Blok A mau di bangun dengan segera atau di perlama, atau menunggu pedagang kami harus turun dulu, ngesot dulu, baru mau di fikirkan.


"Jangan alasannya FS terus, kajian ini, kajian itu, dan lain- lain, kajian blok A itu kalau menurut kajian yang lama, di edit dan di sesuaikan saya fikir tidak haram juga kan, orang sudah melakukan kajian lebih dulu hanya karena bagian pasar blok A mau di di satukan dengan hotel, dan sekarang harapan dari bapak Presiden dan harapan Gubernur mau di satukan dengan Rusun, itu saya pikir kita dukung," cetus Ngadiran.


kita mengapresiasi keinginan Presiden dan Gubernur, agar di bagian atas di bangun dengan Rusun, dan hal tersebut bagus.


Oleh karena itu kami memohon jangan karena ini,  kajian Lagi, lama lagi,  kajian lagi,  lama lagi, membuat kajian kalau di lembur tidak sampai seminggu selesai, 


" Apa karena mengeluarkan uangnya pelit, saya tidak tau juga, dan jangan pelit- pelit ini kan untuk rakyat, dan nantinya berapapun biaya yang di keluarkan yang membayar pedagang semua, saya berani mengatakan Pasar Jaya itu paku sekilo tidak modal, besi sebatang tidak modal, semen satu sak tidak modal, pasir segerobak juga tidak modal, kayu sebatang juga tidak modal, biaya rapat, biaya fisik, biaya non fisik semua di hitung dan di bayar oleh pedagang dengan nilai tebus berapa permeter yang harus di hitung oleh pedagang," ungkapnya.


Pihak Developer tadi Wa Saya dan saya  di suruh menanyakan ke pihak PT Pasar Jaya, dan saya sudah bertanya ke pihak Pasar Jaya,  dan jawabanya tadi nanti lagi saya hubungi pihak Pasar Jaya.


Informasi yang terbaru dengan komisi B


Sebenarnya komisi B atau komisi yang manapun adalah tempat kita mengadu, tempat kita sebagai pedagang menyampaikan keluh kesahnya, dan sebenarnya kalau cerita tentang komisi sudah ada yang datang, katakanlah setahun yang lalu atau dua tahun yang lalu, sudah ada yang kunjungan salah satu anggota dewan.


ketika itu bersama dengan Wagub kunjungan ke penampungan pasar blok A yang terbakar, dan Anggota DPRD itu bukan sekali atau dua kali datang ke lokasi pasar blok A, bahkan sempat memberikan sifatnya bantuan sosial kepada masyarakat di sekitaran sini di lokasi pasar ini.


Dan hal tersebut sudah di sampaikan, artinya kalau itu tidak di bahas di tingkat komisi, atau di  tingkat dewan ya itu berarti abai, 


upaya yang efektif biar pasar terbangun 


Pertama kami sudah menyampaikan kepada bapak Jokowi langsung, kemudian kami sudah menyampaikan ke Gubernur langsung, kami sudah berulang ke Dirut yang lama, tapi dengan Dirut yang baru kami sudah mengajukan surat permohonan beraudiensi.


" Tetapi ketika kami di berikan waktu untuk beraudiensi ternyata hari itu informasinya Dirutnya Sakit, ya mudah- mudahan itu sakitnya sudah sembuh, tetapi mengapa sampai hari ini kami belum juga kesempatan ketemu kembali," terangnya.


Ketika itu yang.mewakili Pak Dirut adalah Pak Aris yaitu Dirteknya.

Dan beliau menjanjikan bukan hanya di segerakan di sampaikan ke Dirut tetapi juga akan membahas secara khusus dan segera mendapat jawaban.


kami minta akhir Agustus kemarin sudah dapat jawaban, tetapi sampai hari ini, kami belum di berikan jawaban. 


Ini tertunda karena apa, oh ini masih kurang ini, kurang itu, mestinya di komunikasikan, jangan di WA tidak di balas kemudian di telepon tidak di angkat, tetapi tadi di telepon di jawab, katanya sedang rapat, ini  baru tadi di angkat mudah- mudahan ini sedang rapat membahas tentang pasar blok A, tetapi kalau tidak ada kejelasannya, 


"Saya dengan teman- teman pedagang sudah menyampaikan, bahwa jika awal bulan ini dan sekarang sudah pertengahan bulan ini tidak ada respon, maka kami sudah menyampaikan jika teman- teman pedagang turun menanyakan berombongan, kami tidak bisa menahan, yang selama ini kami mencoba menahan untuk bicara dengan Direksi dan Jajaran secara perwakilan, dan kami rasa itu sudah merupakan haknya untuk para pedagang  bertanya akan hak mereka," Tegas Ngadiran.


Andrian Lame Muhar, SE, Msi Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Inkoppas,"mengatakan masalah pasar Blok A sangat miris, sampai hari ini pembangunannya belum terlaksana, 

jadi wajar saja Bapak Ngadiran sebagai ketua Koppas sangat kenjang bicaranya, karena kios beliau dan kios kawan- kawan pedagang pasar belum terbangun".


" Kami dari Inkoppas terus mendorong supaya PD Pasar Jaya cepat beraudiensi dengan Koppas Blok A, ataupun dengan Inkoppas agar dapat terselesaikan permasalahan pembangunan pasar ini, kami sudah berdiskusi dengan Koppas Blok A, tentang permasalahan yang ada, kami mendukung terus apa yang mereka lakukan, selama dalam ranah yang benar, apalagi mereka ingin menuntut hak mereka, Inkoppas terus mendukung Koppas Blok A, dalam memperjuangkan pembangunan pasar Blok A yang terbengkalai hampir delapan tahun kurang lebih," ujar Andrian.


Saya berharap sekali PD pasar Jaya ataupun Pemerintah DKI Jakarta untuk memperhatikan sedikit masalah revitalisasi di pasar Blok A.


Pedagang pasar Blok A akan turun ke jalan 


" Saya dengar dari ketua Koppas Blok A dan kebetulan beliau Sekum di Inkoppas, para pedagang ingin aksi damai menuntut keadilan masalah pembangunan pasar mereka," terangnya.


Lebih lanjut Andrian menjelaskan,"Inkopas intinya mendukung apa yang di lakukan Koppas Blok A selagi dalam ranah- ranah yang benar dan apabila tidak di tanggapi oleh PD Pasar Jaya atau Pemerintah DKI Jakarta dan wajar- wajar saja jika  para pedagang turun ke jalan menuntut hak mereka".


Sekarang apa lagi yang harus dilakukan pedagang jika tidak di dengar dan Inkoppas juga sudah berusaha mengirimkan surat untuk beraudiensi dengan PD Pasar Jaya dan sampai sekarang belum di tanggapi.


Kami meminta Direktur Utama PD Pasar Jaya cepat beraudiensi, berdiskusi dengan para pedagang Blok A, mungkin bisa di fasilitasi dengan Koppas Blok A atau mungkin merasa berdiskusi lebih fair bisa dengan Inkoppas, nanti kami akan mencoba untuk menghubungi pedagang pasar Blok A, yang jelas jika mereka turun ke jalan itu wajar- wajar saja.


Sudah delapan tahun kios mereka tidak terbangun jadi wajarlah para pedagang marah.


Inkoppas terus berusaha agar bagaimana caranya pedagang pasar blok A ini mendapat hak- haknya kembali.


Saya sudah berdiskusi dengan ketua Koppas pasar Blok A yaitu bapak Ngadiran, supaya dengan cara santun mengajak audiensi PD Pasar Jaya dan sampai sekarang surat dari Inkoppas belum di jawab PD Pasar   jaya. 


Kami meminta agar Dirut PD Pasar Jaya langsung yang bertemu dengan Koppas Blok A atau Inkoppas 


Upaya- upaya yang di lakukan Inkoppas


" Sudah banyak upaya yang di lakukan Inkoppas, kemarin ketua Koppas menghadap ke Inkoppas dan Inkoppas juga sudah bersurat ke PD Pasar Jaya dan belum di tanggapi dan juga perwakilan juga sudah menghubungi perwakilan PD Pasar Jaya agar dapat bersua dengan Dirut dan mungkin belum ketemu waktunya sedangkan waktu sudah semakin mepet dan Gubernur sebentar lagi Plt bulan oktober," ungkap Andrian.


Makanya sekarang wajar jika sekarang kita sedikit kencang, karena kita kwatir, nanti Gubernur Plt kemudian harus menunggu lagi bertahun- tahun supaya bisa terbangunya pasar Blok A ini.


Komisi Dewan


Kita sudah berusaha menghubungi kawan- kawan di DPRD, kemudian mereka sangat   baik menanggapinya, hanya ada miss understanding, mereka kira menggunakan dana APBD dan kami bilang tidak, ini menggunakan dana pedagang sendiri, jadi apalagi.ketakutan pemprov DKI dan PD Pasar Jaya.


" kita menggunakan dana para pedagang dan pedagang nanti membeli kiosnya atau menyicil kios dengan anggaran mereka, tapi kan surat rekomendasinya dari PD Pasar Jaya dan surat pernyataan Developer dari Pemprov DKI, itu yang ditunggu siapa yang harus membangun kemudian harga kios nya berapa, itu yang di tunggu oleh kawan- kawan pedagang pasar," pungkas Andrian.



@Sonny/Tajuknews.com/tjk/09/22

Komentar

Berita Terkini