TAJUKNEWS.COM/ Tanggerang. - Universitas Bina Sarana Informatika kembali
menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui
kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengangkat
tema “Pelatihan Manajemen Administrasi Kewirausahaan” dengan tujuan
memberikan pemahaman dan keterampilan dasar mengenai administrasi usaha kepada
para peserta. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kontribusi nyata dunia
pendidikan dalam membantu meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat,
khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pengelolaan administrasi dalam
kegiatan usaha dan kewirausahaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah yang beralamat di Jalan Raya Cadas Baru Kampung Karet RT 05/RW 01, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Ketua pelaksana kegiatan, "Roy Irawan menyampaikan
bahwa kemampuan administrasi usaha menjadi salah satu faktor penting dalam
keberhasilan suatu usaha. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha kecil maupun
masyarakat yang belum memahami pentingnya pencatatan administrasi secara tertib
dan sistematis.
“Administrasi usaha bukan hanya sekadar mencatat
transaksi, tetapi juga menjadi alat pengendali dan evaluasi dalam menjalankan
usaha. Dengan administrasi yang baik, usaha dapat berkembang lebih terarah dan
profesional,” ujar Roy Irawan dalam sambutannya.
Kegiatan ini menghadirkan tutor Indra Prana yang
memberikan materi pelatihan secara interaktif dan komunikatif. Dalam
pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai konsep dasar
administrasi usaha yang sangat penting dalam kegiatan kewirausahaan.
Latar Belakang Kegiatan
Perkembangan dunia usaha dan kewirausahaan saat ini
menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan manajerial dan administrasi
yang baik. Tidak sedikit usaha kecil mengalami kendala dalam pengelolaan bisnis
karena lemahnya pencatatan administrasi, kurangnya dokumentasi usaha, hingga
ketidakteraturan dalam pengarsipan data usaha.
Melihat kondisi tersebut, tim dosen UBSI merasa perlu
memberikan edukasi mengenai pentingnya administrasi usaha kepada masyarakat
melalui kegiatan pelatihan yang aplikatif dan mudah dipahami. Selain bertujuan
meningkatkan literasi administrasi kewirausahaan, kegiatan ini juga menjadi
sarana berbagi ilmu pengetahuan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
Pemilihan Panti Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah
sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada semangat untuk memberikan motivasi dan
keterampilan tambahan kepada para peserta agar memiliki wawasan kewirausahaan
sejak dini. Dengan bekal pengetahuan administrasi usaha, diharapkan para
peserta mampu memahami bagaimana mengelola usaha secara lebih terstruktur dan
profesional di masa depan.
"Menurut Roy, "Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nyata
Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada
masyarakat. Melalui program seperti ini, dosen tidak hanya menjalankan fungsi
akademik di dalam kampus, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat kepada
masyarakat.
Materi Pelatihan
Dalam pelatihan tersebut, tutor menyampaikan beberapa
materi penting yang berkaitan dengan manajemen administrasi kewirausahaan.
Materi pertama membahas mengenai hakikat administrasi usaha, yaitu
pengertian dasar administrasi dan perannya dalam mendukung aktivitas usaha agar
berjalan secara efektif dan efisien.
Peserta juga diberikan penjelasan mengenai sistem
administrasi usaha, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan data,
penyimpanan dokumen, hingga pengarsipan administrasi yang baik. Materi ini
bertujuan agar peserta memahami bagaimana sistem administrasi dapat membantu
kelancaran operasional usaha.
Selain itu, tutor menjelaskan tentang fungsi
administrasi usaha yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian,
pengawasan, hingga evaluasi usaha. Administrasi yang tertata dinilai mampu
membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan secara tepat berdasarkan data
yang dimiliki.
"Materi berikutnya membahas tujuan administrasi
usaha, yaitu untuk menciptakan keteraturan dalam kegiatan usaha,
mempermudah pengawasan kegiatan operasional, serta membantu pelaku usaha
mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pencatatan
kegiatan administrasi usaha seperti pencatatan transaksi, pemasukan,
pengeluaran, dan data pelanggan. Tutor memberikan contoh sederhana mengenai
cara melakukan pencatatan administrasi secara rapi dan sistematis agar mudah
dipahami dan diterapkan.
Tidak kalah penting, peserta dikenalkan dengan
berbagai dokumen administrasi usaha yang umum digunakan dalam dunia
usaha, seperti nota, kuitansi, laporan transaksi, arsip data, dan dokumen
pendukung lainnya. Materi ini diberikan agar peserta memahami pentingnya
dokumentasi sebagai bagian dari pengelolaan usaha yang profesional, " Tukasnya.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode diskusi dan
tanya jawab sehingga peserta dapat lebih aktif dalam memahami materi yang
diberikan. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta
yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Testimoni dan Antusiasme Peserta
Kegiatan pelatihan mendapatkan sambutan positif dari
para peserta maupun pihak pengurus panti asuhan. Para peserta terlihat antusias
mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka aktif mengajukan pertanyaan
dan berdiskusi mengenai berbagai hal terkait administrasi usaha dan
kewirausahaan.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan
tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pencatatan administrasi
dalam kegiatan usaha sehari-hari.
“Selama ini saya mengira administrasi usaha hanya
sekadar mencatat uang masuk dan keluar. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya
jadi memahami bahwa administrasi usaha memiliki banyak fungsi penting untuk
mengatur dan mengembangkan usaha,” ujar salah satu peserta.
Pengurus Panti Asuhan Assomadiyyah juga mengapresiasi
kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen UBSI. Mereka menilai materi yang
diberikan sangat bermanfaat dan relevan untuk menambah pengetahuan peserta,
khususnya dalam mempersiapkan keterampilan hidup dan kewirausahaan di masa
depan.
Selain materi yang mudah dipahami, peserta juga merasa
termotivasi untuk mulai belajar mengelola usaha secara lebih tertib dan profesional.
Interaksi yang terjalin selama pelatihan membuat suasana kegiatan menjadi lebih
hidup dan komunikatif.
Kegiatan ini turut didukung oleh anggota tim
pengabdian masyarakat, yaitu indra prana, Intan Kusuma Dewi dan Darma Wijaya
yang membantu jalannya kegiatan mulai dari persiapan, dokumentasi, hingga
pendampingan peserta selama pelatihan berlangsung.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Materi Pelatihan
Dalam pelatihan tersebut, tutor menyampaikan beberapa materi penting yang berkaitan dengan manajemen administrasi kewirausahaan. Materi pertama membahas mengenai hakikat administrasi usaha, yaitu pengertian dasar administrasi dan perannya dalam mendukung aktivitas usaha agar berjalan secara efektif dan efisien. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai sistem administrasi usaha, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan data, penyimpanan dokumen, hingga pengarsipan administrasi yang baik. Materi ini bertujuan agar peserta memahami bagaimana sistem administrasi dapat membantu kelancaran operasional usaha. Selain itu, tutor menjelaskan tentang fungsi administrasi usaha yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, hingga evaluasi usaha. Administrasi yang tertata dinilai mampu membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan secara tepat berdasarkan data yang dimiliki. "Materi berikutnya membahas tujuan administrasi usaha, yaitu untuk menciptakan keteraturan dalam kegiatan usaha, mempermudah pengawasan kegiatan operasional, serta membantu pelaku usaha mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pencatatan kegiatan administrasi usaha seperti pencatatan transaksi, pemasukan, pengeluaran, dan data pelanggan. Tutor memberikan contoh sederhana mengenai cara melakukan pencatatan administrasi secara rapi dan sistematis agar mudah dipahami dan diterapkan. Tidak kalah penting, peserta dikenalkan dengan berbagai dokumen administrasi usaha yang umum digunakan dalam dunia usaha, seperti nota, kuitansi, laporan transaksi, arsip data, dan dokumen pendukung lainnya. Materi ini diberikan agar peserta memahami pentingnya dokumentasi sebagai bagian dari pengelolaan usaha yang profesional, " Tukasnya. Penyampaian materi dilakukan dengan metode diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat lebih aktif dalam memahami materi yang diberikan. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Testimoni dan Antusiasme Peserta Kegiatan pelatihan mendapatkan sambutan positif dari para peserta maupun pihak pengurus panti asuhan. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai hal terkait administrasi usaha dan kewirausahaan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pencatatan administrasi dalam kegiatan usaha sehari-hari. “Selama ini saya mengira administrasi usaha hanya sekadar mencatat uang masuk dan keluar. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi memahami bahwa administrasi usaha memiliki banyak fungsi penting untuk mengatur dan mengembangkan usaha,” ujar salah satu peserta. Pengurus Panti Asuhan Assomadiyyah juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen UBSI. Mereka menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat dan relevan untuk menambah pengetahuan peserta, khususnya dalam mempersiapkan keterampilan hidup dan kewirausahaan di masa depan. Selain materi yang mudah dipahami, peserta juga merasa termotivasi untuk mulai belajar mengelola usaha secara lebih tertib dan profesional. Interaksi yang terjalin selama pelatihan membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup dan komunikatif. Kegiatan ini turut didukung oleh anggota tim pengabdian masyarakat, yaitu indra prana, Intan Kusuma Dewi dan Darma Wijaya yang membantu jalannya kegiatan mulai dari persiapan, dokumentasi, hingga pendampingan peserta selama pelatihan berlangsung. Harapan dan Tindak Lanjut Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, tim dosen UBSI berharap para peserta dapat memahami pentingnya administrasi usaha dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan usaha yang akan dijalankan di masa mendatang. Ketua pelaksana kegiatan berharap pelatihan ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi peserta dalam meningkatkan kemampuan dan wawasan kewirausahaan. “Kami berharap ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi peserta untuk mulai belajar mengelola usaha secara lebih baik. Administrasi usaha yang tertib akan membantu usaha berkembang lebih profesional dan berkelanjutan,” jelas Roy Irawan. Ke depan, tim dosen UBSI berencana untuk terus melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema-tema yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Program pelatihan lanjutan mengenai kewirausahaan, pengelolaan keuangan usaha, pemasaran digital, dan pengembangan keterampilan usaha menjadi salah satu agenda yang diharapkan dapat diwujudkan pada kegiatan berikutnya. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dapat menjadi sarana edukasi, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim dosen UBSI, pengurus panti asuhan, dan seluruh peserta pelatihan sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat positif, "Pungkasnya. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2026. |


.jpeg)
.jpeg)






