TAJUKNEWS.COM/ Depok. - Banyaknya di Indonesia menjadi tingkat pemicu permasalahan dan pencemaran lingkungan fatal, Zat kimia dari limbah merusak kesuburan tanah, mengurangi pasokan air bersih akibat pencemaran, dan pembakaran sampah liar memperburuk pemanasan global. Di lingkungan perairan, sampah berdampak langsung pada rusaknya ekosistem laut dan menurunnya pendapatan nelayan.
"Melalui gambaran nyata bagaimana sampah bisa dibersihkan dan diubah menjadi peluang yang menguntungkan bagi lingkungan sekitar, Inilah yang mendorong Go Green Sawangan Elok dengan branding-nya SAWERA (Sawangan Era Baru) Yang yaitu Sawera adalah nyata menuju lingkungan bersih, ekonomi tumbuh dan masa depan yang berkelanjutan yang dicetus, Nunung Martina, ST, Msi seorang praktisi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang berpengalaman dalam lingkungan maupun energi saat ditemui Media Tajuknews.com memberikan Sosialisasi di Sawangan, Kota Depok, 15/07/2026.
"Kegiatan ini terus digalakan-nya menginggat kecintaan-nya kepada pekerjaan yang memberikan edukasi dampak lingkungan, serta dengan pemanfaatan lingkungan dan rasa sosial yang tinggi kepada masyarakat, " Menurutnya ini merupakan salah satu bentuk tingkat kepeduliaan kita terhadap masyarakat terutama di Sawangan Elok, "Saya ingin mengeloborasi dan memberikan program PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) terkait hibah pengabdian masyarakat khususnya untuk skema saya Lektor Kepala di program ini, saya bersama anggota Yelvi, ST, MT dan Dr.Eng, Sony Pramusandi, A.Md, ST, A.Eng" Ujar Nunung.
"Menurut Nunung warga disini alhamdulillah menyambut baik yang diluar ekspetasi saya ternyata mereka membutuhkan informasi atau shareing bagaimana melakukan pengelolaan sampah dengan baik dan dengan hal yang sederhana yang bisa berdampak ekonomi bagi mereka, " Ungkapnya.
"Kerjasama ini dapat memberikan manfaat kedepannya, karena terdapat manfaat ekonomi, manfaat lingkungan, dampak sosial dan strategi yang berkelanjutan"
Apa yang sampaikan juga bukan hal yang besar tetapi, "yang mudah yang didapat oleh mereka dan selama ini mereka sudah melakukan pemprosesan komposting tetapi untuk memvestigasi maggot belum banyak dilakukan tetapi intinya saya lebih shaering untuk mereka dan suatu saat mereka bisa melakukan diversifikasi sampah ini menjadi komposting tetapi juga melalui maggot," Jelasnya.
"Bahkan nantinya akan beralih ke energi alternatif dengan secara bertahap tentunya, yang penting kita menyadarkan mereka, kita menjadi bagian untuk mencari solusi lingkungan hidup salah satunya sampah".
Bahwasanya pupuk itu menjadi penting di saat harga cabe tinggi bisa menjadi solusi, walaupun hanya sekedar untuk memupuk pohon cabe ini jika sewaktu-waktu harganya juga luar biasa dan ini kalau mereka bisa melakukan sendiri lingkungan atau rumahnya apalahi dengan kebutuhan-kebuthan sehari-hari saya pikir itu juga akan lebih baik, " Dan itu menjadi bagian dari sporting dari ketahanan pangan, " Imbuhnya.
Hiporia maggot saat ini sangat banyak menjadi solusi buat pakan anjing, hal ini menjadi penghematan anak muda milenial untuk pakan binatang mereka karena maggot mengandung cita rasa dan protein yang sangat tinggi dengan yang tidak kalah dengan produk-produk yang ada di sudah ada dan saya akan mengarahkan namun bertahap melalui pengolahan sampah ini tidak bisa gegap gempita, " Tukas Nunung.
"Hal yang sama juga dikatakan Tarmizi KSM Pamulang bahwa segala pengelolaan, biasanya pintu masuknya mulai dari Bank Sampah pilah pilih timbang jadi duit, dan organiknya mulai terbuka organiknya bisa kompos, Biopori, enzim dan Maggot dan banyak pilihannya karna setelah dari Bank Sampah tidak akan berhenti dan terus berinovasi, " Killahnya.
Dan yang menariknya dari sampah ini bisa menjadikan souvennir yang bisa punya nilai jual untuk acara wisuda yang bisa menjadi cinderamata kearifan lokal dan semua hasil daur ulang sampah yang menjadikan nilai kreatif, " Tukas Tarmizi
"Dirinya mengatakan bahwa hal ini saya katakan kepada mereka mulai dari yang mau saja, kita tidak usah berhenti karna tidak ada yang menginginkan program ini, Kegiatan ini juga saya dibantu dari Praktisi Pak Aulia dan Pak Tarmizi dari KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang memberikan masukan dan mendukung gelaran acara sosialisasi ini.
Pengakuan Nunung para praktisi mereka sudah berdaya dalam pengelolan sampah yang pada awalnya saya belajar bersama mereka, dan sudah pernah bekerjasama dan saya pikir ini bisa menjadi praktis buat teman-teman disini dari yang biasa kalau kita memeng niat dari awalnya.
"Saya berharap ini bukan menjadikan hiporia sesaat dan mereka bisa membangun KSM yang dibuat untuk keberkelanjutan sampai nanti disini daerah ini menjadi yang mandiri dengan pengelolaan sampah sendiri, " Pungkasnya.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.
#KSM #KelompokSwadayaMasyarakat #Diversifikasi #PoliteknikNegeriJakarta #NunungMartina #SAWERA




