TAJUKNEWS.COM/ Bekasi. - Jaringan bengkel perawatan mobil bekas, Mobeng, resmi membuka toko kelimanya di Kota Bekasi, Jawa Barat—sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional yang menyasar wilayah Jabodetabek hingga Jawa Timur.
"Dalam mengusung konsep layanan servis mobil modern dan praktis, Mobeng menyediakan berbagai kebutuhan perawatan kendaraan dalam satu tempat. Mulai dari servis berkala, penggantian oli, Accu, serta perawatan part dan kaki-kaki, hingga penggantian ban, seluruh layanan dilakukan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, transparan, dan didukung oleh teknisi berpengalaman,di Bekasi Jumat (24/7/2026).
"Pembukaan ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan mengusung narasi besar tahun 2026, yakni menjadi “Solusi Keren Mobil Second”.
Direksi Mobeng, Alfond, "mengatakan toko baru di Bekasi ini menjadi toko kelima di kota tersebut dan bagian dari 28 cabang yang kini tersebar di Indonesia. Ia menyebut pemilihan jam operasional yang panjang, mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam, didasarkan pada kebutuhan warga Bekasi yang mayoritas bekerja di Jakarta.
“Kami hadir dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam, karena kami tahu banyak masyarakat dan warga Bekasi ini yang kerjanya di Jakarta dan baru sampai rumah malam hari sehingga bisa men-service kendaraan setelah pulang kerja,” ujar Alfond dalam sambutannya.
Menurutnya, layanan tersebut diharapkan membuat waktu akhir pekan warga Bekasi bisa lebih dimanfaatkan untuk keluarga tanpa terganggu urusan servis kendaraan. “Saya harap toko kelima di Kota Bekasi ini bisa membantu menjadi opsi atau pilihan bapak-ibu dalam merawat kendaraan, khususnya untuk warga Bekasi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari komitmen dalam memberikan solusi terbaik bagi kendaraan pelanggan, Mobeng menghadirkan Xten Oli High Mileage (OHM), oli yang diformulasikan khusus untuk kendaraan dengan jarak tempuh tinggi. Produk ini dirancang untuk membantu menjaga performa mesin, mengurangi gesekan, serta memberikan perlindungan optimal sehingga mesin tetap bekerja secara maksimal dan nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Ekspansi ke Jawa Timur dan 18 Cabang di Jabodetabek
Commercial Deputy Division Head Mobeng, R. Gatot Nugroho, memaparkan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2021 perusahaan telah membuka lima toko baru, sehingga total mencapai sembilan toko mobil, termasuk cabang di Katamso Sidoarjo, Bekasi, Taman Waru Sidoarjo, dan Pandegiling Surabaya.
Ia menambahkan, saat ini jaringan Mobeng di wilayah Jabodetabek sudah mencapai 18 toko, termasuk di Bandung, Karawang, dan Cikarang. Rencana ke depan, perusahaan akan mempercepat ekspansi ke Jawa Timur, dengan titik konsentrasi pembukaan di Surabaya Kota, Malang, dan Sidoarjo.
“Planning-nya memang kita masih ngebut pembukaannya khususnya di Jawa Timur. Kalau teman-teman di Jawa Timur mungkin sudah biasa, ini toko kelima yang dibuka. Tapi di Bekasi ini kebetulan toko pertama, dan kita buka lagi di 2026,” kata Gatot saat konferensi pers.
Andalkan Oli Produksi Sendiri
Gatot menjelaskan strategi utama Mobeng bertumpu pada oli produksi sendiri, yakni oli X-Ten dan varian khusus mobil bekas, Oli High Mileage (OHM), yang diklaim memiliki kualitas setara oli berbahan dasar ester namun dengan harga lebih kompetitif karena jalur distribusinya lebih pendek.
“Oli kita dengan kualitas yang setara ester, tapi harganya sangat kompetitif. Karena secara distribusi kita bisa banyak mengurangi cost, tidak banyak channeling dari principal turun ke distributor satu, distributor dua,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh gerai Mobeng di berbagai kota telah terstandarisasi, baik dari sisi layanan maupun kelengkapan produk, dan data pelanggan pun terintegrasi antar-cabang. “Jadi kalau bapak misalnya servis di Mobeng Bekasi, kemudian besoknya servis di Mobeng Tangerang, data bapak itu terintegrasi. Semua standarnya sama,” ujar Gatot.
Melalui kampanye "Solusi Keren Mobil Seken", Mobeng ingin memberikan jawaban bagi pemilik mobil bekas yang ingin menjaga performa kendaraannya tetap prima tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan yang berlebihan. Dengan kombinasi layanan profesional, penggunaan produk berkualitas, serta pemeriksaan kendaraan yang menyeluruh, Mobeng hadir sebagai solusi terpercaya agar mobil seken tetap nyaman, aman, dan memiliki performa yang optimal layaknya kendaraan baru.
Selain menghadirkan produk dan layanan berkualitas, Mobeng juga mengedepankan kenyamanan pelanggan melalui sistem pelayanan yang transparan, harga yang kompetitif, serta garansi pada setiap layanan yang diberikan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Mobeng dalam menciptakan pengalaman servis yang bebas khawatir dan memberikan nilai tambah bagi setiap pelanggan.
"Untuk mendukung kenyamanan pelanggan, Mobeng juga mengembangkan buku servis digital berbasis web yang mencatat riwayat perawatan kendaraan, termasuk invoice, dan dapat diakses lintas kendaraan dalam satu akun, bahkan untuk sepeda motor melalui jaringan sister company.
Gratis Biaya Jasa dan Promo Peluncuran
Salah satu keunggulan yang ditonjolkan Mobeng adalah tidak adanya biaya jasa instalasi untuk penggantian oli, servis, rem, hingga kaki-kaki kendaraan. “Jadi bapak ganti oli, servis, atau ganti rem, ganti kaki-kaki, itu tidak ada biaya instalasi. Cukup bayar produknya saja,” ujar Gatot.
Dalam rangka pembukaan toko baru ini, Mobeng juga menggelar promo khusus selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, berupa diskon oli hingga 75 persen dan potongan harga ban hingga Rp800 ribu. Promo tersebut merupakan bagian dari kampanye bulanan yang secara reguler menawarkan diskon oli hingga 50 persen dan ban hingga Rp500 ribu sepanjang bulan berjalan.
Selain itu, pelanggan yang melakukan servis juga berkesempatan mendapatkan pemeriksaan gratis menggunakan alat road shaking untuk mendeteksi kondisi kaki-kaki kendaraan secara lebih akurat.
Belum Garap Mobil Listrik, Fokus Home Service Terbatas
Sementara itu, layanan servis di rumah (home service) untuk saat ini masih terbatas pada penggantian aki, mengingat keterbatasan peralatan untuk layanan servis yang lebih kompleks di lokasi pelanggan.
Menjawab pertanyaan peserta terkait layanan mobil listrik, Gatot mengakui perusahaan belum memiliki layanan khusus untuk kendaraan tersebut karena membutuhkan spesialisasi lebih dalam pada sistem kelistrikan bertegangan tinggi.
“Kalau untuk mobil listrik kita masih menjajaki, karena secara populasi memang mulai bertumbuh, namun secara keseluruhan masih lebih banyak mobil konvensional,” katanya. Ia menambahkan, langkah awal yang mungkin diambil adalah membuka charging station sebelum masuk ke layanan servis mobil listrik, " Pungkasnya.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.
#Mobeng #SolusiKerenMobilSecond #Xten #OliHighMileage



