TAJUKNEWS.COM/ Jakarta. - Kontribusi Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) semakin terus dibutuhkan dalam hal kebutuhan pangan dan mensejahterakan lewat koperasi yang memberikan manfaat kepada anggota yang berprofesi sebagai pedagang pasar tentunya.
"INKOPPAS bersinergi bersama Kemenkop (Kementerian Koperasi) dalam membahas dalam kaitannya dengan kegiatan koperasi dari berbagai sektor yang memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
Dalam pembahasan yang mengenai isu-isu penting untuk memberikan pelayanan untuk memajukan koperasi dan juga kepada pedagang sebagai anggota koperasi, " Ujar Sekretaris Umum INKOPPAS Andrian Lame Muhar, SE, Msi di Jakarta, 31/08/2026.
Hasil Audiensi INKOPPAS dengan Kementerian Koperasi
"Dalam audiensi dengan beberapa Deputi terkait, INKOPPAS membahas beberapa isu penting bagi koperasi, di antaranya:
1. Penyaluran Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
2. Rencana soft launching digitalisasi pasar di Pasar Cibubur, sekitar tanggal 11 September.
3. Kemungkinan sektor Minerba dan Migas dikualifikasikan untuk koperasi.
4. Beberapa isu internal koperasi lainnya yang tidak dapat disebutkan secara detail.
5. Potensi kerja sama antara Koperasi Pedagang Pasar dengan Koperasi Desa Merah Putih.
Bersama Deputi Bidang Pengawasan, dibahas pula kondisi anggota koperasi yang sedang bermasalah ("sakit") dan langkah-langkah penyehatannya.
"INKOPPAS juga mendorong kerja sama dengan Deputi Pengawasan untuk mengedukasi anggota koperasi pedagang pasar, agar koperasi mereka lebih sehat dan lebih tangguh menghadapi kondisi perekonomian saat ini, " Cetus Andrian.
Mengenai kemungkinan kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih, secara teknis hal itu sangat mungkin terjadi. Koperasi Desa Merah Putih berada di sektor hulu, sementara INKOPPAS berada di hilir, sehingga secara teknis kolaborasi antara dua koperasi primer ini dapat terjalin.
Mengenai harga cabai yang masih tinggi, hal tersebut memang wajar terjadi — harganya cenderung fluktuatif, naik turun. Penyebabnya antara lain faktor distribusi, faktor iklim, serta tingginya permintaan dari SPPG yang terus bertambah, ditambah bisnis katering yang sedang menggeliat. Ketika permintaan tinggi sementara produksi justru sedikit menurun, maka harga otomatis akan naik, " Tukasnya.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/08/2026.
#Kemenkop #INKOPPAS #AndrianLameMuhar #KebutuhanPangan
