|

Jandi Satrio Wibowo Pasaka , " Bu Siti Fadilah Supari Harus Bebas Sebagai Pahlawan Kesehatan Indonesia"

Jandi Satrio Wibowo Pasaka Pengusaha Muda Indonesia minta Pemerintah bebaskan Mantan Menteri Kesehatan Dr. Siti Fadilah Supari, di Jakarta, 19/03/2020. Menurutnya Siti Fadilah Supari sebagai Pahlawan Dunia Kesehatan dalam menekan kebijakan dan permainan WHO dalam Kasus Flu Burung. Foto : Sonny/Tajuknews.com/tjk@Mar/2020.



TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Terjadinya krisi pandemi Virus Corona atau Covid -19 mengundang reaksi dari seorang Pengusaha Muda Jandi Satrio Wibowo Pasaka,  untuk memberikan dukungan moril kepada Dokter Siti Fadilah Supari mantan Menteri Kesehatan era Presiden SBY ini. sebagai sumber informasi penangulanggan Virus Corona yang kini terus di gencarkan Pemerintah pusat untuk meghindari resiko terhadap penularan Corona.

Suatu alasan mengangkat Dr Siti Fadilah Supari ,untuk mengangkat Pahlawan Kesehatan Indonesia yang merupakan satu dari warga dunia yang keras membela hak-hak negara berkembang di tengah dominasi badan resmi dunia dan negara adikuasa, Ia melawan dan berhasil. Perlawanan Siti Fadilah Supari dimulai ketika virus flu burung  (Avian Influenza/AL) menelan korban di Indonesia pada tahun 2005, " Ucap Satrio di Jakarta, 19/03/2020. 

"Beliau berani melawan dan menentang kebijakan WHO (World Health Organization) betapa tidak , WHO selama hampir 50 Tahun, memberikan ketentuan apabila ada penduduk yang menderita penyakit influenza, lalu kemudian meninggal, maka virus dari penderita tersebut sampelnya diambil dan dikirim ke WHO CC (WHO Collaborating Center), untuk dibuat seed virus. dari seed virus inilah kemudian digunakan untuk membuat vaksin, Ujar Satrio.

"Karena Corona ini bagian dari probing test semua DNA Dunia yang agendaya sebagai Global Health Governance dan Universal Health Coverage yaitu BPJS level global".

Pendiri Microsoft Bill Gates telah mengundurkan diri setelah WHO mengumumkan Pandemi, yang kemungkinan Bill Gates akan diberi jabatan Global Health Governance, ini rasakan Satrio sebagai pengusaha muda memperhati dunia kesehatan untuk mendukung dan mungkin ada peluang bagi Indonesia menawarkan ke WHO sebagai pilihan selain Bill Gates yakni Tokoh Dunia Kesehatan Dr. Siti Fadilah Supari, " Cetus Satrio.

Menurut Satrio, " Kementerian Kesehatan semestinya sebagai garda terdepan dalam melakukan penanggulangan virus corona dan bisa menjadi rujukan resmi oleh Pemerintah untuk informasi satu pintu mengenai virus corona dalam pengendaliannya. Semua himbauan untuk masyarakat luas tetap pengawasannya di pantau oleh dinas kesehatan artinya, " melalui Koridor Kementerian Kesehatan dalam langkah penting cara mengurangi risiko penularan, cara informasi yang benar dan apa yang perlu dilakukan apabila sakit.



"Satrio Pengusaha Technopreneur beasiswa Petronas negeri jiran Malaysia , dan telah mendapatkan pengakuan di Nigeria di bidang Thermovision Technology aplikasi coronaINA untuk deteksi , monitoring, tracking orang sehat dalam berinteraksi

Pengusaha yang juga praktisi IT Energi pemegang patent thermal imaging thermovision technology dalam mendeteksi suhu panas di bumi, dapat memberikan solusi mendeteksi panas suhu tubuh manusia.

"Disini saya bisa melihat ada perbedaan RBD ( Reseptor Binding Domain ) - di ujung protein Spike ACE- aniotensin converting Enzime - 2 ( ACE-2) reseptor," imbuhnya.



Hal serupa pernah di intruksi kan Siti fadilah Supari ketika melawan WHO dalam mengerakkan kemampuannya untuk meneliti ke laboratorium Litbangkes melakukan penelitian, ironisnya pembuat vaksin itu adalah perusahan-perusahan besar nergara maju dan kaya, " Pungkasnya.

Sonny/Tajuknews.com/Tjk@Mar/2020.





Komentar

Berita Terkini