|

Komisaris Elvindo Grup Andrian Lame Muhar, " Pure Bisnis Kami Investment Sendiri "

Andrian Lame Muhar, SE, Msi, Komisaris PT Indo Jaya Motor Elektrik yang bergabung Elvindo Grup produsen Motor Elektrik terus kebut permintaan pesanan motor listrik sesuai instruksi Perpres No 55/Tahun 2019. Foto: ©Sonny/ Tajuknews.com/Maret/2021.


TAJUKNEWS.COM, Jakarta. Optimis kembangkan bisnis Motor Elektrik untuk kendaraan ramah lingkungan kedepan PT Indo Jaya Motor Elektrik kebut intruksi Perpres No 55/2019 untuk menjadikan Elvindo Grup terus berpacu memberikan pelayanan pesanan dan pemasaran.

"Sesuai dengan acara kita, tadi kan sudah apa peresmian pabrik kami serta berkerja sama dengan Inkoppol juga, memang sesuai dengan peraturan perhubungan no 55/ tahun 2019 saat ini go green sedang digalakkan oleh karenanya mengurangi emesi dari zat karbon harus dipercepatnya sesuai dengan perintah bapak presiden," Ujar Andrian Lame Muhar SE, M.Si Komisaris Elvindo Grup saat dalam dihubungi di Jakarta, 01/Maret/2021.

" Sebagaimana nya kami ikut andil dalam melaksanakan tugas yang telah diberikan, kami dengan Grup Elvindo ikut mempercepat untuk memperluas kendaraan-kendaraan elektrik seperti motor listrik, bis listrik dan juga mobil listrik  yang sebentar lagi akan launching dan insya Allah nanti akan membantu pemerintah mempercepat elektrik Vihecle  ini bisa mempercepat dan beredar di masyarakat"Katanya.

Dengan adanya kami bersama Elvindo, serta perusahaan lainnya dan untuk mendukung kegiatan pemerintah dan mempercepat mengurangi emisi gas CO2 sehingga masyarakat juga untuk kesehatan dapat mempuni, kemudian juga penggunaan dari oil juga akan berkurang dan bisa di gantikan dengan energi yang terbaru kan yang sedang kami kembangkan," Cetus Lame.


 Elvindo Grup produsen Motor Elektrik terus kebut permintaan pesanan motor listrik sesuai instruksi Perpres No 55/Tahun 2019. Foto: ©Sonny/ Tajuknews.com/Maret/2021.


"Alhamdulillah sekarang Elvindo Kamilah yang mempunyai endicall dan hanya kami lah yang bisa mengeluarkan STNK dan BPKB".

"Kami juga ikut andil dalam mempercepat untuk kebutuhan buat daring seperti contoh bluejak untuk merubah motor konvensional menjadi motor elektrik , dan kami juga bekerjasama dengan Grab untuk merubah motor konvensional ke elektrik sehingga mempercepat lah penggunaan ke moda elektrik," Imbuhnya.

Saat ini kami bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dalam mengurusan endicard  serta pengurus an ijin-ijin lainya kami mengikutilah aturan pemerintah yang dalam hal ini diemban oleh Kementerian Perhubungan sesuai ijin-ijin apa saja yang sudah dilakukan akan kami penuhi semuanya.

" Mengingat saat ini permodalan kami swasta , jadi kami benar-benar sendiri
Pure swasta ," Jadi kami benar-benar Elvindo Grup kemudian kami juga ada kerjasama dengan pihak luar negri yaitu Transport Now Late untuk masalah baterai untuk ada dari luar juga seperti produk Knowledge Cina," Ujarnya.

Andrian Lame Muhar, SE, Msi, Komisaris PT Indo Jaya Motor Elektrik yang bergabung Elvindo Grup produsen Motor Elektrik terus kebut permintaan pesanan motor listrik sesuai instruksi Perpres No 55/Tahun 2019. Foto: ©Sonny/ Tajuknews.com/Maret/2021.


Di Cina juga telah dikembangkan juga
Tentang Motor Elektrik ini jadi pure swasta tidak ada dukungan pemerintah, adapun juga sebagian-sebagian birokrat yang andil dalam perusahaan kami itu hanya pendukung kami supaya elektrik Vihecle ini bisa cepat terlaksanakan dikarenakan sebagai pengawas nya di Indonesia.

" Kerja sama saat ini sedang dijajaki oleh PLN tentang masalah Charging di jalan-jalan cuman sampai saat ini belum ada untuk pintu dialog dengan PLN tentang masalah hal itu, jadi kami sedang melakukan kebutuhan kami sendiri seperti contoh kami melakukan pass charging sepanjang jalan Cikampek dan Surabaya sedang kami godok itu untuk bis listrik dan itu kami investment kami sendiri tidak ada ikut campur BUMN, ataupun ikut campur Pemerintah jadi Pure kami swasta murni, " tukas Lameh.

Alhamdulillah Elvindo tingkat pertumbuhan bisnis, "  kami khususnya di motor listrik kami penjualan market kami sangat baik saat ini kan kami memback up daring-daring yah Gojek kami back up, Revo kami back up, sehingga percepatan penjualan motor kami segera cepat," Tuturnya.

"Kemudian bisnis motor listrik kami ekspor ke Srilanka dan kami sekarang membangun pabrik unsembling di Kudus yang nanti produk nya kami ekspor ke Srilanka ,karena kami ada kerjasama dengan Pemerintah Srilangka dan Alhamdulillah percepatan nya cukup baik sampai dengan saat ini.

Kompetitor saat ini memang sangat banyak yah apa yang dikatakan komisaris utama Setyo Wasisto kami bahwa ada sekitar 25 kompetitor yang terdaftar Kementerian Perindustrian yang 25 kompetitor itu yang menjadi kami juga bersemangat untuk meningkatkan kualitas produk kami dan juga bersemangat untuk menyebarkan market-market kami ke seluruh Indonesia dan kompetitor itu tidak masalah buat kami dan itu kami Anggap sebagai tolak ukur kami maju, " pungkasnya.

©Sonny/Tajuknews.com/tjk/Maret/2021.


Komentar

Berita Terkini