|

Ketua OlsaMart Bekasi, " Dorong Olsamart Percepat Digitalisasi Pasar Produk UMKM "

 Ketua Olsamart Bekasi, Ira Dyah Loka Mandayani mendorong digitalisasi pasar produk UMKM di Bekasi, 14/04/2021. Kota  Bekasi memiliki 12 Cluster UMKM dengan sebaran di 12 Kecamatan sekitar 5000 UMKM. Olsmart mempercepat,mengoptimalkan  dan medorong Efesiensi Transaksi belanja BUMN pada UMKM melalui B2B dan B2C. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/April/2021.



TAJUKNEWS.COM
, Jakarta. - Presiden Joko Widodo menyiapkan empat langkah untuk memitigasi dampak Covid-19 terhadap UMKM yaitu, mengupaya restrukturisasi kredit UMKM. Percepatan bagi upaya relaksasi restrukturisasi kredit UMKM yang mengalami kesulitan dan  skema yang baru dalam  pembiayaan serta Mempersiapkan skema baru pembiayaan, terutama berkaitan dengan investasi dan modal kerja yang pengajuannya lebih mudah dengan jangkauan terutama daerah-daerah yang terdampak. 

Paket Sembako untuk Pelaku UMKM: Memasukkan para pelaku usaha mikro atau masyarakat yang membutuhkan ke dalam skema bantuan sosial, terutama yang berkaitan dengan paket sembako.  Produksi sesuai protokol kesehatan UMKM diberikan berpeluang terus untuk berproduksi di sektor pertanian, industri rumah tangga, warung tradisional, sektor makanan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Gelaran acara Webinar yang menghadirkan, " Ira Dyah Loka Mandayani selaku Ketua Olsamart Bekasi, Mendorong Digitalisasi  Pasar Produk UMKM Unggul dan Kompetitif, " Ujar Ira Dyah Loka Mandayani wanita aktivis dalam membangkitkan ekonomi kreatif, di Bekasi 14/04/2021.

"Kota  Bekasi memiliki 12 Cluster UMKM dengan sebaran di 12 Kecamatan sekitar 5000 UMKM. Olsmart mempercepat,mengoptimalkan  dan medorong Efesiensi Transaksi belanja BUMN pada UMKM melalui B2B dan B2C," Imbuhnya.


Menurut Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Kementerian Koperasi dan UKM Arief Rahman Hakim, menyebutkan bahwa digitalisasi UMKM menjadi salah satu strategi yang diambil untuk meningkatkan performa UMKM sekaligus menggenjot permintaan yang menurun saat ini. Pada tahun 2020 target Kemenkop UKM adalah sebanyak 10 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital. 

" Data yang ada hanya sekitar 13% saja UMKM yang sudah melek digital dari total 64,2 juta UMKM di Indonesia (BPS, 2018). 

" Selama masa pandemi Covid-19 pelaku UMKM banyak memanfaatkan e-marketing melalui media sosial. Mereka yang sebelumnya masih melakukan kegiatan pemasaran secara tradisional maka dengan kondisi pandemi saat ini akhirnya beralih menggunakan media sosial. Adapun pada awal tahun 2020 sudah sebanyak 8 juta UMKM yang telah masuk platform marketplace dan saat ini jumlahnya meningkat menuju 9,6 juta (November 2020).

" Program digitalisasi UMKM ini ditujukan untuk menghubungkan UMKM ke sarana pemasaran dan permodalan secara daring sehingga aktivitas usaha UMKM tetap dapat terus berjalan di tengah perubahan aktivitas sosial masyarakat akibat pandemi. 

Pemanfaatan social media oleh pelaku UMKM sangat berpotensi mempermudah kegiatan pemasaran dan komunikasi UMKM kepada konsumen. Social media dapat dijadikan sebagai media promosi, e-catalogue dan berkomunikasi antara pedagang dengan konsumennya, " Ucapnya.


Ira juga menuturkan, "Mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari PT.Telkom Indonesia,dan memperluas area pemasaran mengjangkau pelanggan dengan cepat dan tepat melalui media Digital.Ditahun 2021 ini Olsamart menargetkan akan tergabung 2500 UMKM dari Kota Bekasi dan Kabupten Bekasi.

Olsamart sudah dikukuhkan pada 30 Maret 2021, PT.Telkom Indonesia menjadi Pembina .Olsamart ikut mendorong kecintaan akanProduk dalam negri dengan motto “Bangga Buatan Indonesia”. Kata Kunci Komunitas Marketplace Olsamart “Digitalisasi Produk UMKM Unggul dan Kompetitif”, Pungkasnya.

@Sonny/Tajuknews.com/tjk/April/2021.





Komentar

Berita Terkini