|

Kadiv Litbang PDAM Tirtanadi Dikabarkan Meninggal Terinfeksi Covid-19

 

Kepala Divisi (Kadiv) Litbang PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berinisial AS, dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19, pada Sabtu (17/4/2021) kemarin.  Sedangkan saat ditanya terkait ada dua pegawai yang meninggal dunia, Humakar menjelaskan, bahwa cuma ada satu pegawai yang meninggal dunia karena Covid-19. @Dyan/Tajuiknews.com/tjk/April/2021.

TAJUKNEWS.COM, MEDAN. - Kepala Divisi (Kadiv) Litbang PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berinisial AS, dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19, pada Sabtu (17/4/2021) kemarin.

Hal itu pun dibenarkan Kadiv Humas Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut, Humakar Ritonga, pada Selasa (20/4/2021).

Sedangkan saat ditanya terkait ada dua pegawai yang meninggal dunia, Humakar menjelaskan, bahwa cuma ada satu pegawai yang meninggal dunia karena Covid-19.

"Kita membantah adanya kabar, dua orang yang meninggal dunia terpapar virus. Karena cuma satu pegawai Tirtanadi meninggal dunia karena Covid-19, dan satu lagi meninggal dunia biasa," ucapnya.

Namun, Humakar tidak dapat memastikan tentang penyebab pasti meninggal nya seorang pegawai berumur 48 tahun tersebut, apakah karena habis berpergian dari luar kota atau tidak. 

"Kita tidak tahu, apakah gara-gara itu atau apa kita tidak tahu. Almarhum memang baru pulang dari SPPD dari Bogor seperti itu. Meninggalnya tanggal 17 April 2021 malam minggu sekitar pukul 11.30 wib, sebentar saja, sudah agak lemah kondisinya," sebutnya.

Humakar menambahkan saat ini sejumlah pegawai di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, harus bekerja dari rumah hingga 50 persen.

"Lockdown, kita juga sudah diskusi dengan Dinas Kesehatan. Untuk sementara beberapa pegawai yang ada di unit kerja 50 persen juga sudah di WFH-kan," katanya

Ia juga menyebutkan, saat ini setiap ruangan kantor sudah disemprot disinfektan, begitu juga dengan ruangan-ruangan lainnya, sudah dilakukan penyemprotan.

Bahkan lanjut Humakar menerangkan, bahwa pihak Dinas Kesehatan telah meminta data-data orang yang berinteraksi dengan orang-orang yang terkena atau terpapar Covid19. 

"Jadi kita masih menunggu informasi dari Dinkes, apa-apa saja langkah yang akan di lakukan. Intinya, protokol kesehatan soal pencegahan penyebaran virus Covid-19 masih kita lakukan seperti cuci tangan, pakai masker dan lainnya," ungkapnya.

Secara terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut, dr Aris Yudiansyah menjelaskan bahwa yang bersangkutan baru pulang dari Kota Bogor.

"Satu meninggal dunia yang menjabat sebagai Kepala Divisi, mereka baru pulang dari Bogor, meninggal positif Covid-19," ujarnya.

dr Aris mengemukakan penyebab kematian Kadiv Litbang PDAM Tirtanadi Provinsi Sumut tersebut karena adanya penyakit penyerta komorbid diabetes.

Menyinggung adanya kabar, bahwa satu staff divisi keuangan PDAM Tirtanadi, seorang perempuan yang meninggal karena terpapar corona, Aris menegaskan hal itu belum dapat dipastikan.

"Kalau yang perempuan belum tentu terpapar Covid-19. Almarhumah meninggal dunia karena sakit, tapi bukan terpapar Covid-19, dan meninggal di rumah," jelasnya.

dr Aris menyatakan, pihaknya sudah melakukan tracing ke Kantor Pusat PDAM Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja dan menemukan 13 orang positif dari hasil rapid antigen. Sekarang ini tracing sudah, ada 13 orang yang positif, sedangkan test PCR baru hari ini, jadi belum diketahui hasilnya," ujarnya. 

Sementara itu, Kadis Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan mengemukakan, tidak ada dilakukan lockdown di Kantor PDAM Tirtanadi Provinsi Sumut. 

"Sudah kita assessment melihat kesana, untuk melihat apa yang harus dilakukan dan sudah kita kasih petunjuk, dan sudah kita swab. Nantinya, kita vaksin, dan tidak ada lockdown. Itu sudah jalan. Hasil asesmennt masih menunggu data terbaru," kata Alwi Mujahid. 

@Dyan/Tajuknews.com/tjk/April/2021.

Komentar

Berita Terkini