|

Andrian Lame Muhar, " Pemerintah Harus Cepat Mengatasi Permasalahan Tingginya Kenaikan Harga Minyak Goreng "

Andrian Lame Muhar Ketua bidang INKOPPAS memberikan statement bahwa  pemerintah bisa melihat kejadian ini, di Bogor, 16/11/2021. Ini salah satu faktornya adalah Supplay dan Demand dimana permintaan Ekspor lebih Mumpuni di bandingkan dalam negeri. @Ran/tajuknews.com/tjk/11/2021.

TAJUKNEWS.COM. Bogor - Minyak goreng di pasaran beranjak naik tidak kira- kira, yang tadinya standar Rp 11.000 - 11.500 sekarang menjadi Rp 19.000 - 20.000. diritel modern harga yang promo perliter bisa menjadi Rp 15.000.


" Menurut Andrian Lame Muhar Ketua bidang INKOPPAS, ketika dihubungi bersama team Tajuknews.com, di Bogor( 16/11/21) .  Kejadian ini cukup unik negara kita paling banyak perkebunan kelapa sawit, dan perkebunan kelapa sawit termasuk terluas di Dunia, yang bisa menghasilkan minyak goreng yang banyak, tapi harga minyak goreng sangat tinggi".


Andrian berharap pemerintah bisa melihat kejadian ini, mungkin salah satu faktornya adalah Supplay dan Demand dimana permintaan Ekspor lebih Mumpuni di bandingkan dalam negeri, sehingga para manufactoring kelapa sawit menjual hasil kelapa sawit keluar mungkin cenderung seperti itu. 


Andrian Lame Muhar Ketua bidang INKOPPAS memberikan statement bahwa  pemerintah bisa melihat kejadian ini, di Bogor, 16/11/2021. Ini salah satu faktornya adalah Supplay dan Demand dimana permintaan Ekspor lebih Mumpuni di bandingkan dalam negeri. @Ran/tajuknews.com/tjk/11/2021.


Seharusnya Pemerintah sebagai Regulator membatasi ruang gerak pengusaha- pengusaha ini, jika hanya keinginan mengekspor yang menjadi permasalahannya bahkan kebutuhan dalam negeri tidak bisa terpenuhi maka Pemerintah harus meng-Intervensi atas hal ini, misalnya dengan menerapkan, semua pabrikan manufacturing yang terkait kelapa sawit atau hasil- hasil kelapa sawit mendahulukan menjual produk untuk kebutuhan dalam negeri dulu, seumpama 50- 70% untuk dalam negeri sisanya baru untuk di Ekspor, sehingga permintaan dalan negeri tidak devisit


" Minyak goreng termasuk dalam 9 bahan pokok masyarakat, yang jadi masalah jika harga minyak goreng tinggi, dan pedagang juga menjual dengan harga tinggi maka masyarakat tidak dapat menikmati, sedangkan sangat banyak yang berbisnis menggunakan minyak goreng sehingga menimbulkan efek domino," ujar Andrian.


Semoga benar- benar Pemerintah mengintervensi para pengusaha yang berkecimpung dalam kelapa sawit atau manufacturing, harus benar- benar dilihat permasalahannya apakah hanya karena permintaan luar negeri yang lebih menggiurkan atau apa ada kartel itu pertanyaaannya ataupun ada orang- orang yang secara sengaja menimbun, Saya tidak menuduh kata Andrian tapi kenyataannya harga sudah naik dan ini menjadi suatu delematis juga.


" INKOPPAS yang mengayomi banyak PusKOPPAS dan Koperasi- koperasi pedagang pasar pada berteriak, karena minyak goreng tidak di supplay oleh koperasi pedagang pasar ke para pedagang anggotanya karna cukup tinggi harganya," terang Andrian.


Jika permasalahan hanya di Distribusi, oke kata Andrian INKOPPAS akan membantu  langsung yang menyalurkan ke pedagang- pedagang khususnya ke anggota koperasi pedagang pasar, jika permasalahannya di produsen maka pemerintah mesti turun tangan dan ini yang belum diketahui permasalahannya di sebelah mana semoga secepatnya pemerintah mengatasi permasalahan ini.


Andrian Lame Muhar Ketua bidang INKOPPAS memberikan statement bahwa  pemerintah bisa melihat kejadian ini, di Bogor, 16/11/2021. Ini salah satu faktornya adalah Supplay dan Demand dimana permintaan Ekspor lebih Mumpuni di bandingkan dalam negeri. @Ran/tajuknews.com/tjk/11/2021.


Andrian yakin Pemerintahan ini adalah Pemerintahan yang baik dan bagus, Good Governance bagus, khususnya bulog bisa membantu atas permasalahan ini.


" Setelah rapat dengan ketua umum, INKOPPAS mulai mengambil langkah- langkah salah satunya INKOPPAS akan turut andil dalam pendistribusian minyak goreng, INKOPPAS berusaha membuka jaringan ke Produsen- produsen minyak goreng untuk memberikan kuota kepada INKOPPAS, dan INKOPPAS berjanji tidak akan mengambil untung besar,"kata Andrian.



" INKOPPAS berharap dengan menaungi 2.600 an koperasi pedagang pasar di seluruh Indonesia bisa turut menyalurkan minyak goreng dengan rata, sehingga para pedagang pasar yang menjadi anggotanya bisa merasakan harga yang sangat bagus di pasar- pasar mereka masing- masing," pungkas Andrian.  


@Ran/Tajuknews.com/tjk/11/2021.

Komentar

Berita Terkini