|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
AYO INDONESIA BANGKIT, " PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT"

Peringatan Nuzulul Quran BNPP RI, Menjaga Perbatasan Dapat Meraih berbagai Kemuliaan

 

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPP melalui Badan Pengelola Masjid (BPM) Adz-Dzikra menggelar Peringatan Nuzulul Quran 1443 H, di Kantor BNPP Jakarta, Kamis (22/04/2022). Dalam pengantar acara, Sekretaris BNPP, Restuardy Daud menjelaskan bahwa Nuzulul Quran untuk memperingati turunnya Al Quran menjadi sebuah tonggak penting bagi umat Islam karena Al Quran menyempurnakan ajaran Islam. ©Sonny/Tajuknews.com/04/2022.

TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan pegawai selama Bulan Ramadhan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPP melalui Badan Pengelola Masjid (BPM) Adz-Dzikra menggelar Peringatan Nuzulul Quran 1443 H 


Mengangkat tema "Melalui Nuzulul Quran Kita Tingkatkan Iman, Takwa, dan Ukhuwah Wathoniyah”, kegiatan ceramah ini dilaksanakan secara hibrida (luring dan daring). 


Kegiatan diawali dengan bakti sosial DWP BNPP berupa penyerahan santunan kepada anak yatim yang tinggal di sekitar kantor BNPP dan Bingkisan Peduli Kasih kepada para pegawai BNPP, meliputi: Tenaga Satuan Pengamanan, Tenaga Pengemudi, Tenaga Kebersihan, Tenaga Resepsionis, Tenaga Teknisi, Tenaga Operator, dan Pedagang Kantin BNPP, serta tenaga kebersihan dari Pemda DKI. di Kantor BNPP Jakarta, Kamis (22/04/2022). 


Dalam pengantar acara, Sekretaris BNPP, Restuardy Daud menjelaskan bahwa Nuzulul Quran untuk memperingati turunnya Al Quran menjadi sebuah tonggak penting bagi umat Islam karena Al Quran menyempurnakan ajaran Islam dan menjadi pedoman bagi kaum muslimin dimanapun berada. Banyak hal-hal yang hanya dapat dipahami dan dijelaskan dengan dalil naqli yaitu Al Quran, termasuk juga As Sunnah. Dengan begitu, kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW menjadi dasar keimanan dan ketakwaan bagi umat Islam di seluruh dunia. 

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPP melalui Badan Pengelola Masjid (BPM) Adz-Dzikra menggelar Peringatan Nuzulul Quran 1443 H, di Kantor BNPP Jakarta, Kamis (22/04/2022). Dalam pengantar acara, Sekretaris BNPP, Restuardy Daud menjelaskan bahwa Nuzulul Quran untuk memperingati turunnya Al Quran menjadi sebuah tonggak penting bagi umat Islam karena Al Quran menyempurnakan ajaran Islam. ©Sonny/Tajuknews.com/04/2022.



Di sisi lain, Restuardy mengatakan bahwa ukhuwah wathoniyah juga menjadi hal yang penting bagi umat Islam, khususnya bagi kaum Muslim di Indonesia.


"Kalau tadi iman dan takwa itu adalah lebih pada urusan personal kita dengan yang di atas, Habluminallah, ukhuwah wathoniyah ini adalah persaudaraan kita sesama anak bangsa, Habluminannas," ujar Restuardy.


Menurutnya, keberagaman dan kemajemukan yang ada di Indonesia merupakan sesuatu anugerah yang perlu dijaga dan dirawat bersama karena menjadi kekayaan dan kekuatan Bangsa Indonesia.


"Persaudaraan wathoniyah ini adalah semacam sikap dari kita yang terhubung dengan suatu rasa persaudaraan sebagai bagian suatu bangsa, yang tidak tersekat-sekat atau terputus-putus oleh unsur primordial seperti agama, ras, bahasa, golongan, dan berbagai keanekaragaman lainnya yang menjadikan kita sebagai satu bangsa, atau prinsipnya adalah bagaimana kita membangun kesatuan dan persatuan di antara kita semua," tutur Restuardy.


Ia berharap, iman yang diikut sikap takwa dan ukhuwah wathoniyah akan menjadi pendorong sikap profesional bagi para pegawai BNPP.


"Saya berharap, dua hal ini bisa menjadi penguat kita karena kita bekerja di BNPP ini, diberikan titipan mandat oleh negara untuk turut menjaga kedaulatan NKRI, maka spirit atau semangat dari peringatan ini saya kira juga menjadi bagian untuk memperkuat itu (tugas menjaga kedaulatan), dalam kaitan kita melaksanakan penguatan pengelolaan batas wilayah negara maupun kawasan perbatasan negara yang aman, tertib, dan maju kedepan," ucap Restuardy.


Senada dengan Restuardy, Ustaz Maulana juga mengatakan kemuliaan Al Quran yang turun di Bulan Ramadhan akan "menular".


Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPP melalui Badan Pengelola Masjid (BPM) Adz-Dzikra menggelar Peringatan Nuzulul Quran 1443 H, di Kantor BNPP Jakarta, Kamis (22/04/2022). Dalam pengantar acara, Sekretaris BNPP, Restuardy Daud menjelaskan bahwa Nuzulul Quran untuk memperingati turunnya Al Quran menjadi sebuah tonggak penting bagi umat Islam karena Al Quran menyempurnakan ajaran Islam. ©Sonny/Tajuknews.com/04/2022.



"Karena yang namanya Al Quran itu mulia, dan diturunkan di bulan yang dimuliakan karena Al Quran (Ramadhan), dan semua yang berkaitan dengan Al Quran akan jadi mulia," kata penceramah yang biasa mengisi program "Islam Itu Indah" di Trans TV.


Begitu juga dengan malam permulaan diturunkannya Al Quran yang kita ketahui sebagai malam Nuzulul Quran. Kemuliaan malam tersebut terkait dengan malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan, waktu terbaik untuk melakukan ibadah karena setiap kebaikan diganjar dengan pahala setara seribu bulan.


Kendati demikian, untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar bukan berarti harus begadang semalaman sampai meninggalkan tugas utama yang dikerjakan di siang hari.


"Jangan berharap bahwa yang begadang dapat lailatul qadar. Bisa jadi orang yang tidur dapat Lailatul Qadar karena siangnya melayani masyarakat," jelas Ustaz Maulana.


Ustaz Maulana menyebut orang yang malah bermalas-malasan di kantor setelah begadang di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan adalah orang yang salah kaprah.


"Kalau orang begadang dapat Lailatul Qadar, maka yang pertama dapat Lailatul Qadar adalah security karena dia begadang," ujarnya bergaya jenaka.


Justru orang yang siap siaga di perbatasan pada siang harinya bisa mendapatkan pahala setara dengan ibadah utama lainnya.


"Kecintaan kepada tanah air adalah bagian dari keimanan, bahkan siapa yang menjaga perbatasan akan mendapatkan kemuliaan. Apa kemuliaannya? Seluruh amal ibadah selama itu bagaikan orang berjihad. Dalam kitab, disebut pahala penjaga perbatasan itu luar biasa pahalanya. Hari-harinya dapat pahala jihad, pahala jihad loh tiap hari. Maka orang-orang yang menjaga perbatasan akan mendapatkan kemuliaan seperti itu tiap hari," tutur Ustaz Maulana.


Selain untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan dan ukhuwah wathoniyah di lingkungan BNPP, Ketua Badan Pengurus Masjid (BPM Adz Dzikra) BNPP, Andri Indrawan, menambahkan bahwa kegiatan Peringatan Nuzulul Quran 1443 H ini diadakan untuk menjalin tali silaturahmi di antara para pegawai BNPP.


"Kita ingin mempererat tali silaturahmi dan kerukunan beragama di antara kita semua, khususnya di lingkungan keluarga besar BNPP," ucap Andri.


Lewat peringatan ini juga, diharapkan ada rasa persatuan yang menguatkan di tengah ujian pandemi Covid-19. "Saat ini, kita sedang diuji dengan ujian pandemi dari semua bangsa di dunia. Baik bangsa yang maju maupun berkembang, kita semua diuji. Insya Allah, dengan adanya Al Quran ini, sebagai pemersatu dari semua bangsa-bangsa, dan menjdi pegangan hidup kita semua," ucapnya.

©Sonny/Tajuknews.com/tjk/04/2022.

Komentar

Berita Terkini