TAJUKNEWS.COM/ Jakarta. - Dari data Badan Pusat Statistika tahun 2023, produksi kopi Indonesia tersebar di berbagai provinsi dengan kontribusi yang berbeda-beda. Beberapa daerah menjadi penopang utama pasokan biji kopi nasional untuk kebutuhan konsumsi dan usaha.
Riau tercatat sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar, yakni sekitar 27 persen dari total produksi. Disusul Lampung sebesar 14 persen dan Sumatera Utara 12 persen, yang selama ini dikenal sebagai sentra kopi robusta dan arabika.
Sementara itu, Aceh menyumbang sekitar 9 persen dan Bengkulu 7 persen. Sisanya, sekitar 31 persen, berasal dari provinsi lain di Indonesia, menunjukkan bahwa produksi kopi nasional tersebar luas dan memiliki karakter yang beragam.
Indonesia terkenal sabagai salah satu penghasil kopi dengan rasa yang unik serta kualitas terbaik di dunia. Nah, untuk itu ayo ketahui beberapa jenis kopi khas Indonesia yang berhasil menarik perhatian para pecinta kopi lokal dan internasional.
1. Kopi Mandailing
Kopi ini berasal dari daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara yang terkenal karena cita rasa yang kaya, memiliki bentuk biji yang tebal dan aroma yang hangat.
Mandailing menawarkan rasa manis alami dengan bercampur cokelat dan rempah, menciptakan kombinasi rasa yang halus dan kompleks. Keunikan inilah yang membuatnya populer di kalangan pecinta kopi.
Dalam konteks usaha, Mandailing cocok banget untuk menu manual brew maupun espresso blend. Citra kopinya juga kuat sebagai kopi khas Sumatera yang punya pasar loyal.
2. Kopi Kintamani
Daerah Kintamani di Provinsi Bali populer sebagai penghasil kopi dengan ciri khas yang unik dan berbeda dari daerah lainnya.
Kopi Kintamani memiliki ciri khas yang kaya akan nuansa buah-buahan, memberikan sensasi segar yang sulit ditemukan pada kopi lainnya. Aroma citrus dan flora menjadi kombinasi keunikan yang banyak disukai orang.
Untuk UMKM kopi, Kintamani cocok menyasar pasar anak muda atau penikmat kopi modern. Rasanya ringan dan pas untuk menu manual brew yang fresh.
3. Kopi Toraja
Jenis kopi ini berasal dari dataran tinggi Sulawesi, tepatnya di Tana Toraja. Kopi ini dikenal karena rasanya yang kuat, aroma floral yang khas, serta nuansa buah segar.
Keunikan rasa serta kualitasnya yang tinggi dengan cita rasa yang khas membuatnya menjadi salah satu kopi terbaik dari Indonesia.
Bagi bisnis kedai, Kopi Toraja cocok diposisikan sebagai menu premium. Nilai jualnya tinggi karena identik dengan kualitas dan cerita asal daerahnya.
4. Kopi Gayo
Kopi khas dari dataran tinggi Gayo, Provinsi Aceh, yang dikenal karena aroma yang khas serta rasa yang seimbang. Menawarkan tingkat keasaman yang rendah, serta nuansa buah-buahan dan rempah.
Aroma khasnya memadukan antara cokelat, tanah, dan kayu menjadikan salah satu kopi yang diminati di pasar lokal pun internasional.
Untuk bisnis, Kopi Gayo cocok dijadikan menu andalan karena konsistensi rasanya relatif stabil. Banyak kedai memilihnya sebagai single origin maupun house blend.
5. Kopi Sidikalang
Kopi Sidikalang memiliki karakter kuat dengan rasa pahit seimbang dan aroma khas Sumatera. Banyak penikmat kopi menyukai kesan tegas dari kopi ini.
Kopi ini terkenal memiliki tekstur yang paling halus ketimbang semua jenis kopi di dunia. Kepopulerannya terus berkembang serta kualitas yang telah diakui oleh pasar internasional.
Dalam usaha kopi, Sidikalang cocok untuk pasar penikmat kopi tradisional. Kopi ini juga pas untuk racikan tubruk atau espresso dengan karakter bold.
6. Kopi Arabika Jawa
Datang dari dataran tinggi Ijen, Jawa Timur, Kopi Arabika Jawa memiliki bobot cukup berat, dengan profil rasa yang terkesan rustik, herbal dengan tingkat keasaman yang rendah.
Selain itu ada juga varian Java Blue yang begitu populer karena rasa manisnya yang lembut. Membuat kopi dari tanah jawa ini banyak diminati oleh pasar lokal dan internasional.
Jenis kopi ini cocok untuk bisnis yang ingin menyajikan kopi ramah bagi banyak lidah. Arabika Jawa sering dipakai sebagai base blend karena stabil dan fleksibel.
7. Kopi Luwak
Kopi Luwak terkenal karena proses alaminya yang unik dan citra eksklusif. Rasanya cenderung smooth dengan tingkat keasaman rendah.
Proses pembuatannya yang melibatkan hewan luwak dalam produksinya, hal inilah yang menyebabkan produksi kopi luwak sangat terbatas, menjadikannya langka dan bernilai tinggi.
Untuk bisnis, Kopi Luwak lebih cocok sebagai menu spesial atau limited. Harganya tinggi, tapi bisa meningkatkan citra premium kedai atau produk kopi Anda.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/01/2026.
#DataPusatStatistikaTahun2023 #BijiKopi #KopiRobusta #Arabika #KopiIndonesia
