|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Selamat idul Fitri 1443H

Raja-raja, Sultan. Datuk dan Pemangku Adat Tergabung LKPASI Gelar Simposium Nasional

Para raja- raja dan sultan, datuk dan tokoh adat lainnya berkumpul di Jakarta mengadakan simposium nasional serta maklumat Mereka datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk pertemuan ini sekaligus berniat memberikan aset data dari masing-masing kerajaan, di Grand Hotel Cempaka, Jumat (20/5/2022). Ketua Umum Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI), Datuk Juanda, dengan jelas mengungkapkan kekecewaan dirinya dan seluruh raja yang telah berniat baik datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk memberikan aset data dari masing-masing kerajaan. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2022.



TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Para raja- raja dan sultan, datuk dan tokoh adat lainnya berkumpul di Jakarta mengadakan simposium nasional serta maklumat yang menyatakan simposium hari ini mereka jadwalkan bakal jadi hari bersejarah bagi para raja sebagai tindaklanjut pertemuan di Istana Bogor.

Mereka datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk pertemuan ini sekaligus berniat memberikan aset data dari masing-masing kerajaan, kepada Presiden jokowi. Namun, mereka kecewa Presiden Jokowi tidak hadir di acara ini.


"Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi menyampaikan empat arahan.  Yang pertama; ia meminta agar dilakukan pendataan aset kerajaan yang dikuasai negara," jelas Datuk Juanda saat ditemui di acara Simposium itu, di Grand Hotel Cempaka, Jumat (20/5/2022).

"Ketua Umum Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI), Datuk Juanda, dengan jelas mengungkapkan kekecewaan dirinya dan seluruh raja yang telah berniat baik datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk memberikan aset data dari masing-masing kerajaan.

Lebih lanjut, Datuk Juanda menjelaskan, simposium ini bermula saat Presiden Jokowi mengundang seluruh Raja di Indonesia untuk bersilaturahmi di Istana Bogor pada bulan Januari 2018 silam.


Para raja- raja dan sultan, datuk dan tokoh adat lainnya berkumpul di Jakarta mengadakan simposium nasional serta maklumat Mereka datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk pertemuan ini sekaligus berniat memberikan aset data dari masing-masing kerajaan, di Grand Hotel Cempaka, Jumat (20/5/2022). Ketua Umum Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI), Datuk Juanda, dengan jelas mengungkapkan kekecewaan dirinya dan seluruh raja yang telah berniat baik datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk memberikan aset data dari masing-masing kerajaan. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2022.





Para raja, ratu, sultan, datu hingga pemangku adat di Indonesia mengaku kecewa karena acara tidak dihadiri Jokowi pada acara Simposium Nasional yang mereka gelar di Hotel Cempaka Jakarta Pusat, pada Kamis dan Jumat 19 sampai 20 Mei 2022.

Yang kedua; agar dilakukan sertifikasi tanah kerajaan. Ketiga; optimalisasi tanah kerajaan. Keempat; revitalisasi keraton.

"Beranjak dari apa yang diharapkan Presiden kepada raja-raja terkait data-data tanah kerajaan itu, raja-raja berkumpul membentuk suatu organisasi namanya LKPASI," ucap Datuk Bentara Kerajaan Negeri Padang deli itu.

Lebih dalam, ia menjelaskan tujuan dibentuknya LKPASI, ialah agar PR yang disampaikan Presiden kepada raja-raja terkait data-data tanah kerajaan dapat segera direalisasikan.

"Untuk menindaklanjuti arahan presiden itu, forum itu jadi sarana komunikasi antar satu kerjaaan dengan kerajaan lain," ujarnya.

Namun, kata Datuk Juanda, ternyata raja-raja ini memerlukan waktu 4 tahun untuk mengumpulkan data-data tanah kerajaan yang diminta Presiden itu.

Setelah sekian lama, mereka bersusah payah mengumpulkan dan mendata aset-aset tanah adatnya, hari ini kekecewaan menghampiri mereka semua, namun kenyataan tak sesuai harapan yang telah ia rajut selama ini.

"Sebenarnya hari ini, kalau Pak Presiden datang,  kita mau menyerahkan data-data itu. Tapi ternyata, tidak satu pun hari ini yang menghadiri acara ini. Presiden tidak mengutus siapapun untuk menerima maklumat dan laporan dari raja-raja terkait kelanjutan pertemuan Istana Bogor itu," kata Ketua Umum LKPASI, Datuk Juanda.


Para raja- raja dan sultan, datuk dan tokoh adat lainnya berkumpul di Jakarta mengadakan simposium nasional serta maklumat Mereka datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk pertemuan ini sekaligus berniat memberikan aset data dari masing-masing kerajaan, di Grand Hotel Cempaka, Jumat (20/5/2022). Ketua Umum Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI), Datuk Juanda, dengan jelas mengungkapkan kekecewaan dirinya dan seluruh raja yang telah berniat baik datang dari ribuan kilometer jauhnya untuk memberikan aset data dari masing-masing kerajaan. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2022.


"Tentunya ini kita sangat-sangat kecewa, Bisa bayangkan bagaimana rasa kecewa itu ketika ini mau diserahkan ternyata tidak ada yang menerima. Karena ini adalah pertemuan lanjutan dari apa yang disampaikan beliau pada tahun 2018," ujarnya.

Pihaknya kecewa berat lantaran kedatangan mereka juga atas biaya sendiri.

"Insyaa Allah raja-raja ini umumnya sabar dan santun, bisa menyikapi ini secara bijaksana. Insyaa Allah mudah-mudahan ini bukan karena Presiden mengabaikan kita ya, tapi karena kesibukan beliau dan juga kita berharap kedepan ada lah perhatian juga," katanya.

Dia menyebutkan, diantara raja dan ratu yang hadir ada yang berasal dari wilayah jauh seperti Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Tapanuli, bahkan Minangkabau. Meski begitu, dia mengaku para raja tetap bersabar, " Pungkasnya.

@Sonny/Tajuknews.com/tjk/05/2022.

Komentar

Berita Terkini