|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
Jejak Cakap Digital & Jejak Kreasi

Jadi Ikon Resmi RT 08 Malaka Jaya, Dalam Kunjungan 12 Komunitas Untuk Pengelolaan Sampah

 

12 komunitas lintas wilayah dan institusi ke RT 08 RW 04 Malaka Jaya  tidak berhenti sebagai ajang diskusi., Jakarta, 01/02/2026. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pengurus RT 08 RW 04 Malaka Jaya yang digelar di hari yang sama, dan dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua RT Nomor 01/SK/RT08-RW04/01/2026, yang menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan lagi kegiatan tambahan, melainkan fondasi seluruh program lingkungan, pangan, energi, dan ekonomi warga. ©Sonny/Tajuknews.com/tjk/02/2026.

TAJUKNEWS.COM/ Jakarta Timur. — Kunjungan 12 komunitas lintas wilayah dan institusi ke RT 08 RW 04 Malaka Jaya  tidak berhenti sebagai ajang diskusi. Kehadiran mereka justru menjadi pemicu lahirnya keputusan strategis: pengelolaan sampah ditetapkan secara resmi sebagai ikon utama dan pondasi pembangunan RT 08.


Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pengurus RT 08 RW 04 Malaka Jaya yang digelar di hari yang sama, dan dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua RT Nomor 01/SK/RT08-RW04/01/2026, yang menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan lagi kegiatan tambahan, melainkan fondasi seluruh program lingkungan, pangan, energi, dan ekonomi warga, pada Minggu pagi (1/2/2026).


Surat Keputusan Rapat Pengurus…


Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq Supriadi Yusuf, menyampaikan bahwa keputusan ini lahir dari proses belajar bersama, bukan sekadar inspirasi sesaat.


“Pagi hari kami menerima tamu dari berbagai komunitas yang datang untuk belajar. Siangnya, pengurus RT bersepakat bahwa praktik baik ini harus dikunci dalam kebijakan. Maka kami tetapkan pengelolaan sampah sebagai ikon resmi RT8,” ujarnya.


Dari Kunjungan Menjadi Komitmen


Sebanyak 12 komunitas dan institusi hadir dan berinteraksi langsung dengan warga dalam kegiatan Ngobrol Santai Hukum Lingkungan & Pencegahan Krisis Planet, yaitu:


Fakultas Hukum UPH, Indorelawan, Unfiltered, Eco Enzym Nusantara, Depok, Napak Bhumi, ASIX Go Green, RASE FM Bandung, Kelurahan Pejaten Timur, Kelurahan Tirta Jaya, Depok,RW 04 Malaka Sari Teratai Berseri, RW 02 Kelurahan Manggarai, RT 007 RW 018 Taman Pulo Indah, Penggilingan, RT 05 RW 04 Panongan, Cikupa


Komunitas warga dan pegiat lingkungan lintas wilayah Jabodetabek


Dalam kunjungan tersebut, para peserta menyaksikan langsung praktik pemilahan sampah dari rumah, pengolahan organik melalui kompos dan maggot, serta keterkaitannya dengan pertanian, perikanan, dan gizi warga.


Menurut salah satu peserta, kekuatan RT 08 bukan hanya pada inovasi teknis, tetapi pada keberanian mengikat praktik warga ke dalam keputusan resmi.


“Banyak tempat punya ide, tapi jarang yang langsung menetapkan dalam kebijakan RT. Di sini, praktik langsung dikunci dengan komitmen pengurus,” ujarnya.


Sampah sebagai Titik Masuk Perubahan


Dalam SK yang ditetapkan, pengelolaan sampah ditegaskan sebagai ikon RT8, sekaligus menjadi penghubung seluruh bidang kepengurusan: lingkungan hidup, poktan pertanian dan perikanan, PKK, UMKM, hingga teknologi informasi dan pelaporan berbasis data.


Pendekatan ini menjadikan RT 08 Malaka Jaya tidak hanya sebagai lokasi kegiatan, tetapi sebagai laboratorium hidup kebijakan lingkungan berbasis warga, tempat praktik, edukasi, dan regulasi tumbuh secara berurutan dan saling menguatkan.


Pengurus RT berharap, model ini dapat menginspirasi wilayah lain untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berani melangkah ke tahap komitmen dan kebijakan nyata.


“Kalau krisis planet terasa terlalu besar, kami mulai dari yang paling kecil: sampah di rumah sendiri, lalu kami jaga bersama,” tutup Taufiq.


©Sonny/Tajuknews.com/tjk/02/2026.

Komentar

Berita Terkini