|

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "
Sonny Berkah Farm

MNC Digital Entertainment, Kantongi Izin Dual Listing di Hong Kong Incar Likuiditas Pasar USD 30 Miliar

 

Perusahaan media dan hiburan digital raksasa asal Indonesia ini siap melebarkan sayapnya ke bursa global melalui mekanisme pencatatan sekunder (secondary listing) di papan utama Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX). Jakarta, 10/06/2026. "Corporate Secretary MSIN Ahmad Alhafiz menegaskan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor media digital yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2026.


TAJUKNEWS.COM/ Jakarta. – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) selangkah lebih dekat untuk mencatatkan tonggak sejarah baru di pasar modal internasional setelah resmi mengantongi lampu hijau dalam proses pengajuan pencatatan saham ganda (dual listing). 

Perusahaan media dan hiburan digital raksasa asal Indonesia ini siap melebarkan sayapnya ke bursa global melalui mekanisme pencatatan sekunder (secondary listing) di papan utama Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX). 

"Corporate Secretary MSIN Ahmad Alhafiz menegaskan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam penguatan portofolio investasi di sektor media digital yang mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan. 

Aksi korporasi ini menandai kesiapan emiten anak usaha MNC Group tersebut untuk mentransformasi basis pasarnya dari skala nasional menuju panggung Asia dan global.


Realisasi langkah strategis ini ditandai dengan pengajuan resmi dokumen A1 listing application ke HKEX oleh perseroan, dengan menggandeng China International Capital Corporation Hong Kong Securities Limited (CICC) sebagai sole sponsor.

 Melalui skema ini, MSIN akan menerbitkan Hong Kong Depositary Receipts (HDR) tanpa melakukan penerbitan saham baru (HMETD) berskala besar, sehingga tidak akan memengaruhi struktur operasional utama di dalam negeri. 

Mekanisme secondary listing ini sengaja dipilih karena HKEX mengizinkan regulasi yang lebih ringan bagi perusahaan yang sudah tercatat di bursa utama yang diakui seperti Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus memastikan kendali penuh perdagangan utama tetap berjalan di pasar domestik.


Langkah berani mengejar dual listing di bursa Hong Kong ini didorong oleh potensi likuiditas pasar modal HKEX yang sangat besar, dengan rata-rata transaksi harian (daily turnover) yang mampu menembus lebih dari USD 30 miliar. 

Akses pasar yang masif ini diyakini akan mendiversifikasi basis investor MSIN secara global, sekaligus menjadi katalis utama dalam mendanai ekspansi internasional, khususnya untuk segmen konten digital inovatif dan platform micro-drama yang sedang naik daun. 

Di pasar domestik sendiri, MSIN yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar (market cap) di kisaran Rp25 triliun hingga Rp35 triliun terus menunjukkan tren keuangan yang solid, merefleksikan optimisme tinggi para pelaku pasar terhadap masa depan transformasi digital perseroan.


©Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2026.

Komentar

Berita Terkini