-->
    |

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "
Sonny Berkah Farm

Investor Asing Borong Saham BAIK Puluhan Miliar Rupiah, Isu diDorong Akusisi Nestlé dan Ekspansi Masif

 

Maraknya rumor akuisisi oleh raksasa multinasional Nestlé serta realisasi ekspansi bisnis hulu-hilir perseroan yang berjalan kian masif. Jakarta,29/07/2026. Isu ketertarikan Nestlé terhadap portofolio bisnis BAIK sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar modal, sebelum akhirnya ditanggapi secara terukur oleh manajemen perusahaan. ©Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.


TAJUKNEWS.COM/ Jakarta. – Aksi borong saham oleh investor asing mewarnai pergerakan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (kode saham: BAIK) sepanjang periode Juli 2026. Berdasarkan rincian data orderbook pasar modal terkini, pemodal asing membukukan nilai Foreign Buy mencapai Rp35,78 miliar berbanding Foreign Sell sebesar Rp19,57 miliar, sehingga mencatatkan akumulasi net foreign buy bersih sebesar Rp16,22 miliar. 

"Dari sisi kuantitas, investor asing memborong sebanyak 53,32 juta lembar saham dan melepas 28,92 juta lembar saham, yang menghasilkan net buy volume bersih sebesar 24,40 juta lembar dengan porsi transaksi menyumbang sekitar 11,34% dari seluruh nilai perdagangan.


Seiring dengan gelombang akumulasi tersebut, saham BAIK ditutup menguat di level Rp735 per lembar (+2,08%), melanjutkan tren penguatan yang konsisten sepanjang bulan ini, Jakarta, 29/07/2026.


"Apresiasi harga saham ini terakselerasi di tengah dua sentimen utama pasar, yakni maraknya rumor akuisisi oleh raksasa multinasional Nestlé serta realisasi ekspansi bisnis hulu-hilir perseroan yang berjalan kian masif. 


Isu ketertarikan Nestlé terhadap portofolio bisnis BAIK sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar modal, sebelum akhirnya ditanggapi secara terukur oleh manajemen perusahaan.


Menyikapi spekulasi yang berembus, Direktur Utama BAIK, Nanang Suherman, mengonfirmasi bahwa perseroan memang tengah intens menjajaki berbagai peluang strategis dengan pihak eksternal demi memuluskan langkah ekspansi ke panggung internasional. 


"Kendati demikian, pihak manajemen menegaskan belum ada keputusan final atau perjanjian mengikat yang dapat dipublikasikan. Respons terukur ini dinilai selaras dengan regulasi keterbukaan informasi pasar modal, mengingat pergerakan saham dan rumor tersebut sempat memicu respons dan klarifikasi dari pihak Bursa Efek Indonesia.


Gairah investor asing untuk terus mengakumulasi saham BAIK nyatanya tidak hanya didorong oleh spekulasi pasar, melainkan didukung oleh realisasi pilar-pilar ekspansi bisnis perusahaan yang kian nyata. 


"Di sektor ritel, perseroan menggandeng Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, serta Dewa Eka Prayoga untuk meluncurkan lini camilan siap makan premium tanpa bahan pengawet seperti cumi hitam, peyek udang rebon, hingga ayam oseng mercon. 


Selain itu, BAIK tengah mematangkan kerja sama dengan TransJakarta untuk membangun coffee tenant dan booth kreatif di halte BRT, serta memperkuat program "Tumbuh Bersama Mitra Binaan" yang telah menjangkau 1.000 UMKM di seluruh Indonesia.


Langkah ekspansi hulu-hilir tersebut semakin lengkap dengan rencana pembangunan pabrik sterilisasi modern, kemitraan pasokan telur skala besar di Semarang, serta aksi buyback saham yang dilancarkan secara beruntun oleh Komisaris Utama Yeni Isnawati sebanyak ratusan ribu lembar dan disusul Direktur Utama Nanang Suherman sebesar 100.000 lembar saham. 


"Aksi pemborongan kembali saham secara pribadi hingga menembus angka ratusan ribu lembar ini menjadi bentuk keyakinan absolut pihak internal atas fundamental dan masa depan bisnis perusahaan. Masuknya dana asing secara konsisten ini menjadi sinyal positif di tengah momentum pertumbuhan perseroan. 


Dengan kombinasi fundamental yang membaik, diversifikasi bisnis yang agresif, serta potensi kemitraan strategis internasional, saham BAIK diproyeksikan masih akan menjadi salah satu saham paling atraktif yang dicermati para pelaku pasar hingga akhir tahun.


©Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.

#Nestle #


Komentar

Berita Terkini