TAJUKNEWS.COM/ DEPOK
— Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melalui kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pengabdian kepada Masyarakat Asisten
Ahli (PKMAA) melaksanakan program “Pemberdayaan
Masyarakat dalam Pembuatan Abutmen Jembatan sebagai Struktur Penunjang Konektivitas
dan Keselamatan Lingkungan di Beji Timur Depok.”
Program yang dilaksanakan bersama
masyarakat RW 03, Kelurahan Beji Timur,
Kecamatan Beji, Kota Depok berfokus pada perkuatan struktur abutmen
jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas sehari-hari
masyarakat. Berdasarkan observasi lapangan, kondisi abutmen sebelumnya belum
memenuhi kaidah teknis yang memadai sehingga berpotensi memengaruhi stabilitas
struktur dan keselamatan pengguna.
Menggabungkan Solusi Teknik dan
Pemberdayaan Masyarakat
Program ini tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur sederhana.
"Tim pengabdian PNJ
melaksanakan kegiatan secara bertahap mulai dari survei lapangan, pengukuran,
penyusunan desain, koordinasi dengan masyarakat, sosialisasi, pengadaan
material, hingga pelaksanaan konstruksi. Masyarakat dilibatkan secara langsung
melalui pendampingan teknis dari tim PNJ, " Ujar Muklisya di Beji Timur, Depok 03/08/2026.
Dalam ketua pelaksana kegiatan, Yaitu ; Mukhlisya Dewi Ratna Putri, S.Pd., M.T.,
bersama anggota tim Maya Fricilia, S.T.,
M.T. dan Meisa Sofia, S.Tr., M.Par.,
melibatkan mahasiswa D4 Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan dalam kegiatan
lapangan. Mahasiswa Nisrina Artia Hanifah dan Nathania Shahwah Azaria M. turut berperan
dalam pelatihan, survei dan pengukuran lapangan, pelaksanaan konstruksi,
dokumentasi, serta penyusunan laporan kegiatan.
| . |
Gotong Royong Menjadi Bagian Penting
Pelaksanaan
Menurutnya, "Sebelum pekerjaan konstruksi dimulai, masyarakat bersama tim pengabdian melakukan pembersihan area kerja. Vegetasi yang cukup lebat, ranting dan pohon, semak belukar, material bekas, serta sampah di sekitar lokasi menjadi salah satu hambatan awal yang harus ditangani, " Ungakpnya.
"Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk partisipasi
aktif masyarakat dalam mempersiapkan lokasi pembangunan, "Jelas Lisya.
Setelah area siap, pekerjaan dilanjutkan
dengan pembersihan konstruksi, pembongkaran bagian yang tidak stabil, penataan
batu eksisting, dan pekerjaan pasangan batu sebagai bagian dari perkuatan
abutmen. Dalam proses tersebut, masyarakat mendapatkan pengalaman langsung
mengenai persiapan material, penataan batu, pengadukan mortar, hingga
pengendalian mutu pekerjaan di lapangan.
Lebih dari Sekadar Membangun Jembatan
Program ini menunjukkan bahwa pengabdian
perguruan tinggi dapat menggabungkan keahlian
akademik, teknologi, pendidikan, dan partisipasi masyarakat untuk menjawab
persoalan infrastruktur di lingkungan.
Selain menghasilkan perkuatan fisik
abutmen, program juga menargetkan peningkatan kapasitas masyarakat serta luaran
pendukung berupa publikasi ilmiah, artikel media massa, video kegiatan, dan
modul panduan teknis.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan SDG 1, SDG 4, SDG 8, SDG 9, dan SDG 17,
khususnya dalam aspek peningkatan akses terhadap infrastruktur, pendidikan dan
keterampilan masyarakat, peluang ekonomi, inovasi infrastruktur, serta kemitraan.
Melalui program tersebut, PNJ tidak hanya
hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi teknis yang aplikatif dan
berkelanjutan bagi kebutuhan lingkungan, " Pungkasnya.
@Sonny/Tajuknews.com/tjk/08/2026.
#PNJ #PengabdianKepadaMasyarakat #PoliteknikNegeriJakarta #PKM #BejiTimur

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)