|

Ahmad Sultani Kenalkan Kopitia di Jajaran Inovasi UMKM

 

Ahmad Sultani pemilik Kopi Timur Jakarta (Kopitia) mengungkapkan usaha kuliner ini kayanya gak ada matinya karena setiap orang butuh makan dan minum saat dihubungi di jakarta, 26/03/2021. Saat ini kita sudah punya outlet yang konsepnya sekarang coffe shop itu banyak orang yang datang jadi tempat belajar, tempat kerja.  @Sonny/Tajuknews.com/tjk/Maret/2021.

TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Seluruh rangkaian LSPR Culinary Entrepreneur Award (CEA) 2021 mencapai puncaknya di acara Awarding Ceremony, yang digelar dengan konsep blended hari ini. Kegiatan yang merupakan hasil inisiasi dari LSPR Plaza, dan Fakultas Bisnis LSPR Communicaon and Business Instute ini, bertujuan mewadahi para UMKM dalam mengembangkan bisnis kulinernya. Salah satunya dengan memberikan workshop pada gelaran LSPR CEA 2021 serta memberikan apresiasi bagi para UMKM dengan inovasi produk yang baik.

Setelah melewati beberapa proses penilaian yang dimulai dari 37 peserta UMKM, kemudian disaring menjadi Top 10 Finalists, ditetapkan 5 UMKM dengan nilai tertinggi yang menjadi pilihan Dewan Juri. Dalam proses penjurian Top 10, bertindak sebagai Juri Kehormatan LSPR CEA 2021 adalah H.E Djauhari Oratmangun (Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia), Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR (Founder & CEO LSPR), Yuliana R. Prasetyawati (Ketua Dewan Juri dan Ketua Pelaksana LSPR CEA), Iim Rusyamsi (Ketua Umum OK OCE Indonesia), Betha Ketaren (Adi Gastronom Indonesia), dan Lis Hendriani (Editor in Chief Mix Marcomm).

Ahmad Sultani pemilik dari Kopi Timur Jakarta (Kopitia) yang menjadi juara tiga dalam lomba ini mengatakan, Perihal nama kopitia ini dari istrinya yang konsepnya tak hanya kopi ada teh juga jadi Coffee n Tea sehingga jadi kopiti. Kalo dipanjangi jadi kopitia. Karena berlokasi di Jakarta Timur jadi kopi timur Jakarta, Ucap Sultani di Jakarta, 26/03/2021.

" Saya pilih usaha kuliner kni kayanya gak ada matinya karena setiap orang butuh makan dan minum. Apalagi minuman beberapa tahun belakangan ini mulai dari Boba. Thaitea dan minuman kopi lainnya selalu muncul terus selalu ada yang baru lagi. " Cetusnya.


" Sekarang ini bisnis minuman kopi banyaknya di Jakarta Selatan, di Timur juga ada tapi tak sebanyak di Jakarta Selatan. Kita mau coba hidupkan di wilayah Timur Jakarta".

Kita sudah punya outlet yang konsepnya sekarang coffe shop itu banyak orang yang datang jadi tempat belajar, tempat kerja. Bahkan sekarang banyak pekerja freelance yang cari kerja kita coba memfasilitasi, itulah makanya kita punya coffe shop yang memang kita set up. kita design bisa buat mereka kerja dengan disediakan stop kontak, wifi. 

Thaitea yang muncul duluan sampai sekarang masih ada dan masih eksis. Akhirnya cari-cari teman yang bisa support buat beans segala macam, ya sudah kita buka tempat coffee shop.


Ahmad Sultani pemilik Kopi Timur Jakarta (Kopitia) saat mendapatkan penghargaan LSPR Culinary Entrepreneur Award (CEA) 2021 mencapai puncaknya di acara Awarding Ceremony, saat dihubungi di jakarta, 26/03/2021. Saat ini kita sudah punya outlet yang konsepnya sekarang coffe shop itu banyak orang yang datang jadi tempat belajar, tempat kerja.  @Sonny/Tajuknews.com/tjk/Maret/2021.

" Justru orang ke coffed shop kopitia tersebut ada komentar ternyata enak juga ya ada tempat kaya gini tapi gak ada musiknya jadi nyaman dan tenang. Hanya terdengar suara nagiral saja yang ada dipinggir jalan. Kalaupun ada yang ingin dengar musik dia bisa dengar lama dengan earphone yang dibawanya tanpa mengganggu yang lain, " Kata Sultani.


Itulah sebenarnya mereka yang mau datang. Supportny dari gofood, gojek, whatsup.

Konseppnya home clean warna putih agar terasa nyaman dan tak banyak ornamen yang rame, kita pun gak ada music di coffeeshop tersebut .  


Tempat yang minimalis ini juga punya nilai jual. Kita baru buka Oktober 2019, jadi 4-5 bulan buka langsung pandemi, sebenarnya sebulan setelah buka kita sudah ada perjanjian kerjasama yang tinggal tanda tangan kontrak saja. Counternya berada di kantor BJS Pusat. 


Kita sudah deal tempat disitu ada area untuk buat kantin sehat, cuma karena birokrasi yang cukup panjang dan lama, mungkin jalannya kita juga tidak dikasih langsung. tiba-tiba Pandemi mereka juga tutup kantor sampai sekarang masih kepending. 


Komunikasi terkahir untuk counter yang akan berdiri sih masih Oke, kerjasama tersebut masih tetap terjalin, tempat yang mau kita pakai sampai saat ini masih dipakai untuk meeting internal. 


Sultan ini sebenarnya juga alumni LSPR, taman-teman memberikan informasi ada award coba dong ikut gabung. Ya sudah kita ikut ngeramein, Alhamdulillah masuk 10 besar dan menjadi juara 3 ikut lomba ini.


Ini  pertama kalinya mengikuti lomba ini, Review dan masuk untuk limba ini sudah cukup bagus dan baik karena disaat Pandemi ini berani untuk menyekenggarakan event seperti ini yang lain sementara colabs, ajang kaya gini itu selama Pandemi ini pemilik LSPR malah support kita-kita ini yang alumni , keluarga dari staf LSPR ada yang punya usaha 

yuk dibeli dan di review jadi terbantu, juga ditambah lomba ini sering dipromosikan oleh mereka jadi ke bantu terekspos juga.


" Tadinya hanya sebatas anggota alumni LSPR, tapi sekarang malah diluar keluarga LSPR sendiri.  Tahun ini rencananya kalau dilancarkan usahanaya akan diperluas, Sampai yang sudah tahu produk kita tanya di franchise gak nih untuk buka. Sekarang ini belum berani dengan kondisi sekarang ini, "Ujar Sultani.

"Semoga kedepannya makin banyak lagi peserta yang ikut, terus lebih banyak lagi bisa ngebantu UMKM yang ada disekitar LSPR tapi juga seluruh Indonesia".


Karena di LSPR juga ada jurusan bisnis baru semoga ini menjadi ajang dan wadah juga buat nantinya mahasiswa-mahasiswinya buat belajar juga atau membuat mereka tertarik berwirausaha setelah lulus Sarjana. Mudah-mudahan inj jalan terus dan menjadi support meraka usaha UMKM mereka.

Tahun ini Insya Allah mau diperluas, selama transisi masa PSBB orang sudah banyak yang datang lagi dan kita masih batasi outlet yang ada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pisangan Baru Jakarta Timur passnya di sampingbpintu tol Jatinegara. " Pungkasnya.


@Sonny/Tajuknews.com/tjk/Maret/2021.

Komentar

Berita Terkini