|

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "

INVESTASI AKHIRAT MELALUI , " HEWAN QURBAN "
Sonny Berkah Farm

PB SEMMI Gelorakan Pendidikan Rakyat Dalam Memajukan Kwalitas Anak Bangsa

Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhmamad Senanatha, "Sekolah Rakyat hadir sebagai salah satu kebijakan yang menyentuh persoalan paling mendasar bangsa Indonesia, yakni ketimpangan akses pendidikan. Program yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini bukan sekadar menghadirkan ruang belajar,  di Jakarta, 01/07/2026. Menurutnya, kemajuan peradaban lahir dari kualitas manusia yang dibentuk melalui ilmu pengetahuan dan pendidikan. ©Sonny/Tajuknews.com/tjk/07/2026.


TAJUKNEWS.COM/ Jakarta. – Di tengah berbagai program prioritas pemerintah, Sekolah Rakyat hadir sebagai salah satu kebijakan yang menyentuh persoalan paling mendasar bangsa Indonesia, yakni ketimpangan akses pendidikan. Program yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini bukan sekadar menghadirkan ruang belajar, melainkan membuka harapan baru bagi mereka yang selama ini terjebak dalam lingkaran kemiskinan.


"Kemiskinan tidak hanya diwariskan melalui keterbatasan ekonomi, tetapi juga melalui terbatasnya kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas. 

"Ketika seorang anak kehilangan akses pendidikan, ia tidak hanya kehilangan kesempatan belajar, tetapi juga kehilangan peluang untuk mengubah masa depannya,"Ujar Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhmamad Senanatha di Jakarta, 01/07/2026. 

"Karena itu, pendidikan sejatinya merupakan instrumen paling efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi," Ucapnya.


"Menurut pejuang pendidikan,"Ibnu Khaldun: Bangsa Besar Dibangun oleh Manusia Berkualitas


"Sejauh ini Senanatha  menjelaskan sebelum konsep pembangunan modern berkembang, Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah telah menegaskan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan alam ataupun besarnya kekuasaan politik. 

Menurutnya, kemajuan peradaban lahir dari kualitas manusia yang dibentuk melalui ilmu pengetahuan dan pendidikan," Ungkapnya.


Pandangan tersebut tetap relevan bagi Indonesia saat ini. Bonus demografi, sumber daya alam yang melimpah, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan memiliki arti apabila negara gagal membangun manusia yang cerdas, produktif, dan berkarakter. 


"Dengan demikian, investasi terbesar sebuah bangsa bukanlah pembangunan fisik semata, melainkan pembangunan manusianya.


"Hal yang sama juga dilakukan HOS Tjokroaminoto: Pendidikan sebagai Alat Pembebasan".


Gagasan serupa juga diperjuangkan HOS Tjokroaminoto. Sebagai tokoh pergerakan nasional, ia memandang pendidikan sebagai alat pembebasan rakyat dari kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan. Pendidikan, menurut Tjokroaminoto, tidak boleh hanya menghasilkan tenaga kerja, tetapi harus melahirkan manusia yang memiliki kesadaran, keberanian berpikir, dan kemampuan memimpin perubahan," Jelasnya.


Bagi Tjokroaminoto, rakyat kecil harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Sebab tanpa pendidikan, kesenjangan sosial akan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.


Sekolah Rakyat Harus Menjadi Investasi Peradaban


"Dalam perspektif tersebut, Sekolah Rakyat memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar program pendidikan. Program ini berpotensi menjadi instrumen mobilitas sosial yang memungkinkan anak-anak dari keluarga miskin tumbuh menjadi dokter, guru, insinyur, akademisi, pengusaha, hingga pemimpin bangsa," Tutur Senanatha. 


Namun, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak boleh hanya diukur dari banyaknya gedung yang dibangun, jumlah siswa yang diterima, atau besarnya anggaran yang terserap. 


"Ukuran keberhasilan sesungguhnya adalah apakah dalam 15 hingga 20 tahun ke depan program ini mampu melahirkan generasi yang berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi penggerak kemajuan di tengah masyarakat.


Apabila hanya berhenti pada capaian administratif, Sekolah Rakyat akan menjadi program rutin pemerintahan. Sebaliknya, jika mampu mengubah nasib jutaan anak Indonesia, program ini akan dikenang sebagai salah satu investasi peradaban terbesar dalam sejarah pembangunan nasional.


Menjaga Kualitas, Mengawal Masa Depan


"Meski demikian, optimisme terhadap Sekolah Rakyat harus disertai dengan komitmen menjaga kualitas pelaksanaannya. Pemerintah perlu memastikan kualitas tenaga pendidik, kurikulum yang adaptif, fasilitas yang memadai, serta sistem pembinaan yang berkelanjutan. 

"Sebab membangun sekolah jauh lebih mudah daripada membangun kualitas pendidikan".


Pada akhirnya, sebagaimana diajarkan Ibnu Khaldun, kemajuan bangsa bergantung pada kualitas manusia yang dimilikinya. 


"Dan sebagaimana diperjuangkan HOS Tjokroaminoto, pendidikan harus menjadi jalan pembebasan rakyat dari kebodohan dan kemiskinan.


Di titik itulah Sekolah Rakyat menemukan makna sejatinya: bukan sekadar memenuhi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi menjadi jalan pembebasan yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak Indonesia untuk bermimpi, berjuang, dan mengubah masa depannya," Pungkasnya.


©Sonny/Tajuknews.com/tjk/06/2026.

Komentar

Berita Terkini