|

IKLAN BANNER

IKLAN BANNER
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Selamat idul Fitri 1443H

"Calon Presiden Harus Memiliki Ilmu Pengetahuan Yang Cukup Dan Berpengalaman"

Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang  mundurnya Giring Ganesha tersebut sudah sejak awal saya predeksi karena melihat keberadaan Partai PSI serta sepak terjang Giring Ganesha masih hijau atau belum cukup pengalaman, di Jakarta, 24/02/2022. Menjadi seorang Presiden dan yang terpenting adalah tak lepas dari ambang batas pengajuan calon presiden atau wakil presiden yang biasa disebut presidential threshold. @Sonny/Tajuknews.com/tjk/02/2022.

TAJUKNEWS.COM, Jakarta. - Wacana penundaan pemilu 2024 berimbas pada Giring Ganesha mundur dari Bursa Capres 2024 dan langsung disampaikan Giring secara Daring pada Kamis 24/2/2022 dengan alesan banyak masyarakat ingin tetap Pak Joko Widodo menjadi Presiden RI. 


Seperti diketahui PSI adalah partai yang Non Parlemen dan jelas Giring Ganesha belum bisa disebut sebagai Calon Presiden karena penetapan calon presiden hanya dilakukan oleh KPU setelah melakukan verifikasi dokumen sampai soal syarat dukungan partai politik dimana sampai saat ini Partai Politik juga belum ada yang mendukung Giring maju dalam pilpres sementara hanya berupa gembar gemborkan oleh PSI.  


Menurut Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang  mundurnya Giring Ganesha tersebut sudah sejak awal saya predeksi karena melihat keberadaan Partai PSI serta sepak terjang Giring Ganesha masih hijau atau belum cukup pengalaman dan tidak ada  banyak yang tahu latar belakang prestasi ataupun pendidikan akademis apa yang bisa diandalkan untuk menjadi seorang Presiden dan yang terpenting adalah tak lepas dari ambang batas pengajuan calon presiden atau wakil presiden yang biasa disebut presidential threshold.


"Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dalam Pasal 222 menyebutkan pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR RI atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR,"ujar Togar Situmorang, SH.,MH., MAP., C.Med.,CLA seperti release ysng diterima TAJUKNEWS.COM, di Jakarta, Senen (28/02/2022).


Padahal tambah Togar Situmorang PSI pada pemilu 2019 perolehan hanya 1, 89 persen atau 2.650.361 dan berada diurutan 12 dari 16 total peserta partai politik dan untuk kancah level nasional tidak ada satu pun kursi di DPR RI. 


"PSI tidak akan mampu mengajukan Giring Ganesha untuk menjadi Presiden RI,"imbuhnya.


Advokat Togar Situmorang yang bermimpi jadi Gubernur DKI 2024 melalui jalur Independen sangat setuju Giring Ganesha tidak masuk dalam Capres 2024 karena akan tidak mampu menghadapi tokoh tokoh besar, berpengalaman juga berpendidikan dan mempunyai kemampuan besar secara finansial. 


"Seperti Airlangga Hartato Capres dari Partai Golkar, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra atau Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Jendral Andika Perkasa, Ganjar Pranomo karena hanya akan mempermalukan diri Giring sendiri bahkan partai PSI itu sendiri,"ungkapnya.


Togar Situmorang sebagai praktisi hukum melihat kiprah Giring Ganesha hanya membuat gaduh juga sensasi patut dihargai dan kemunduran dari pencalonan karena kurang berpengalaman juga keterbatasan dalam aturan presidensial threshold itu merupakan strategi yang sangat buruk dilakukan sehingga lebih fokus untuk membesarkan partai PSI itu adalah pekerjaan mulia dan semoga bisa menaikan presentasi untuk menduduki di DPR RI asal jangan sampai malah terjungkal tidak ada kader kader masuk ke parlemen sehingga bisa suram masa depan partai. 


"Proses pemilu masih lama dan langkah Giring Ganesha yang mundur tidak berbeda dari pengalam politik sebelum maju Gembar Gembor Capres 2024 awal sebagai Vokalis Band Nidji dan keluar lantas terjun kedunia politik ditahun 2017 dan ditahun 2019 maju menjadi Caleg Dapil 1 Jawa Barat namun Gagal melenggang ke DPR RI dalam waktu 3 tahun menjadi Plt Ketum PSI pada Agustus 2020 dan November 2021 resmi menjabat sebagai Ketum PSI menggantikan Grace Natalie,"tuturnya.


Lebih lanjut Togar Situmorang Kandidat Doktor Ilmu Hukum menyatakan Giring langsung tancap gas pasang Baliho besar dimana mana untuk diri sendiri Gembar Gembor maju Pilpres 2024 walau tanpa melihat kenyataan bahwa PSI tidak lolos ke parlemen ditahun 2019 namun Giring punya keyakinan mampu melenggang ke pilpres 2024, dengan semangat Mimpi besar untuk memimpin Indonesia.


Togar Situmorang juga melihat belum ada prestasi Giring dalam kancah Politik yang ada adalah prestasi Kotroversi dimana Giring pernah menyinggung sosok yang menggunakan isu SARA serta mempolitisasi agama tak layak jadi Presiden 2024 itu disampaikan didepan Presiden Joko Widodo pada saat PSI merayakan HUT ke 7 dan mendapat kritikan dari ,”Advokat Kondang yang punya kantor berjaringan di berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, Bandung.


Bahkan dengan lantang Indonesia akan suram bila dipimpin oleh seorang pembohong bahkan dengan berani memberikan clue dihadapan Presiden RI Joko Widodo yakni seorang Menteri pecatan dari Kabinet Menteri Joko Widodo bahkan akan menjadi partai Oposisi jika tokoh yang dimaksud Giring terpilih menjadi Presiden. 


Adigum Hukum Neminem Loedit Qui Suo Iure Utitur yang artinya Tidak seorangpun dirugikan oleh pengguna Hak yang berkembang saat ini sebagai Kebebasan berpendapat dimuka umum.  


Dikatakan Togar Situmorang terobosan Giring Ganesha mundur capres karena pak Joko Widodo masih diharapkan masyarakat ini sangat tidak sesuai dengan gembar gembor bahkan keberanian vokal dalam menilai langkah politik Tokoh lain seperti Anies Baswedan dan terbalik sekarang malah menyebutkan 9 nama yang pantas dimata masyarakat namun minus Anies Baswedan.


"Pemilu 2024 banyak menarik peminat Tokoh besar menjadi Calon Presiden Republik Indonesia dan harapan masyarakat karena Era Joko Widodo tingkat kepuasan dan kinerja yang sangat hebat maka diharapkan presiden selanjutnya harus bisa meneruskan program pak Joko Widodo dan tetap Melayani Masyarakat dengan sepenuh hati juga ketulusan sebagai Pemimpin ,” tutup Togar Situmorang yang memiliki kantor beralamat di Jl. Raya Gumecik Gg Melati No.8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel atau 

Jl. Teuku Umar Barat No.10, Krobokan, dan Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gd Piccadilly, serta Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18,Antipani Bandung.

(@Sonny/Tajuknews.com/tjk/02/2022)

Komentar

Berita Terkini